Advertisement
Lydia Kandau Gugat Cerai Karena Keyakinan?
Advertisement
[caption id="attachment_395836" align="alignleft" width="208"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/11/lydia-kandau-gugat-cerai-karena-keyakinan-395834/jamal-dan-lydia-kabar24" rel="attachment wp-att-395836">http://images.harianjogja.com/2013/04/Jamal-dan-Lydia-kabar24.jpg" alt="" width="208" height="145" /> Foto Lydia Kandau dan Jamal Mirdad
JIBI/Kabar24[/caption]
Jakarta-Gugatan cerai Lydia Kandau kepada suaminya Jamal Mirdad membuat heran banyak orang. Pasalnya, pasangan beda keyakinan tersebut dapat dibilang sangat harmonis selama 27 tahun menjalani biduk rumah tangga.
Advertisement
Banyak isu dan anggapan bermunculan bahwa kedua pasangan ini akan berpisah dikarenakan adanya perbedaan prinsip terhadap keyakinan yang mereka anut.
Seperti diketahui Lydia Kandau adalah penganut Nasrani sementara Jamal Mirdad adalah seorang muslim.
Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Mathius menegaskan tidak ingin mengungkapkan perihal pemicu retaknya rumah tangga mereka.
"Materi gugatannya saya tidak bisa publikasikan. Tetapi yang pasti ada masalah rumah tangga diantara mereka. Perihal masalah keyakinan saya tidak bisa mengungkapkannya. Kemungkinan masalah prinsip yang membuat mereka pisah," tegas Mathius di Jakarta, Kamis (11/4).
Lydia melayangkan gugatan cerai dengan nomor 153/Pdt.G/2013/PN.JKT.SEL.
Sidang perdana akan digelar pada 18 April mendatang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Koperasi Desa Merah Putih di DIY Belum Optimal, Ini Kendalanya
- Pelajar Bantul Dikenalkan Pertanian, Siapkan SDM Unggul
- Petugas TPR JJLS Gunungkidul Dicopot Usai Viral Tiket Tak Sesuai
- Banjir Kali Belik Jogja Terulang, Sudetan Disiapkan Mulai Tahun Ini
- Api Muncul di Kolong Jembatan Gondolayu, Ini Dugaan Penyebabnya
Advertisement
Advertisement




