Blok Masela Akhirnya Bergerak, Hambatan 28 Tahun Mulai Terurai
Proyek LNG Abadi Blok Masela akhirnya memasuki tahap pembangunan setelah pemerintah menyelesaikan berbagai hambatan yang tertunda selama 28 tahun.
Harianjogja.com, JAKARTA--Merry Riana mengunggah video bersifat personal dan merupakan ungkapan dari hasil perenungannya. Video itu diunggah melalui channel YouTube Merry Riana, tepat di hari ulang tahun Merry Riana yang ke-39.
Video yang berjudul \'Indonesia Masih Ada Harapan\', atau singkatnya \'Video Harapan\', tersebut di-upload Merry dengan tujuan untuk menyebarkan optimisme terhadap Indonesia. Hanya dalam waktu beberapa hari saja, Video Harapan yang berdurasi 3 menit 48 detik ini sudah ditonton hampir sejuta kali dan bahkan sempat trending di YouTube.
Namun sayangnya, viralnya video tersebut membuka peluang beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengedit dan memotong Video Harapan sehingga hanya tinggal bagian awalnya saja dan jadi bernuansa negatif.
Video yang sudah diedit, atau video editan, yang berdurasi 1 menit 55 detik ini telah mereka sebarkan melalui Facebook, WhatsApps dan juga berbagai media sosial. Hal ini akhirnya membuat Merry membuat Video Klarifikasi yang beliau post di Instagram Merry Riana.
"Kalau kamu pernah menonton Video Harapan yang hanya berdurasi 1:55, itu adalah video editan. Mohon nonton video lengkapnya dulu sebelum menyimpulkan, berkomentar, apalagi dibagikan." ungkap Merry di akun Instagramnya.
Adapun, Padahal di dalam deskripsi videonya di YouTube tersebut, Merry sudah menjelaskan bahwa Social Media harusnya digunakan bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk saling menguatkan.
“Media sosial ada bukan untuk menyebar kebencian dan kekuatan tapi tempat untuk menyatakan dan membangkitkan harapan,” ungkapnya
Merry berharap para netizen mau untuk ikut andil berkontribusi berjuang melawan hoax apapun, karena dirinya percaya bahwa kalau cukup banyak orang melakukan apa yang dilakukan, maka cepat atau lambat Indonesia akan bebas dari hoax.
Kemudian Merry meminta untuk yang mengetaui secara jelas videonya dalam versi utuh untuk membantu mengklarifikasi video hoax yang menimpa dirinya.
“Memang kita tidak bisa mencegah berita hoax yang sudah tersebar, namun jika kita bisa share lebih banyak lagi berita yang baik dan benar. Berita hoax yang negatif dan tidak benar akan terkalahkan dengan sendirinya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Proyek LNG Abadi Blok Masela akhirnya memasuki tahap pembangunan setelah pemerintah menyelesaikan berbagai hambatan yang tertunda selama 28 tahun.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.