Kejagung Limpahkan Tersangka TPPU Zarof Ricar ke Kejari Jakpus
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Ilustrasi anak dan orang tua/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Selain menjaga kesehatan fisik, orang tua juga perlu memperhatikan kesehatan mental anak-anak. Seperti manusia dewasa, anak-anak juga bisa stres dan depresi.
Sebagaimana melansir dari Etimes, belum lama ini, ada beberapa penelitian dan laporan yang mengkhawatirkan akhir-akhir ini menyoroti krisis kesehatan mental yang dihadapi oleh anak-anak. Apakah kalian sebagai orang tua memberi tahu anak Anda bahwa anak-anak nakal sajalah yang merengek?
Lalu apakah Anda juga merusak emosi negatif mereka dengan berasumsi bahwa ia terlalu kecil untuk merasa stres bahkan tertekan?
Banyak orang tua yang salah karena mengabaikan sisi perilaku anak mereka seperti ini, yang bisa menjadi buruk seiringnya waktu.
Penting untuk mengakui bahwa anak-anak dan remaja juga memiliki perasaan yang kompleks seperti frustasi, kegembiraan, kegugupan, kesedihan, ketakutan, kekhawatiran, kemarahan, dan rasa malu. Sulit bagi mereka untuk mengekspresikan diri sehingga mereka cenderung berkomunikasi dengan cara lain, yang terkadang bisa bertindak dengan cara yang tidak pantas atau salah.
Menurut para ahli, gangguan perilaku seperti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), adanya gangguan perilaku, serta kesulitan belajar tentu sering diabaikan pada anak-anak yang bersekolah. Selain itu, gangguan depresi dan kecemasan, yang sebenarnya umum terjadi pada anak-anak, bahkan sering diabaikan tanpa adanya pengawasan.
Anak depresi
Sebuah studi yang dilakukan oleh Fortis menemukan bahwa ada tingkat kelalaian dan ketidaksadaran yang tinggi tentang masalah kesehatan mental pada anak-anak sekolah. Penelitian yang dilakukan mengungkapkan bahwa 65% pembimbing percaya bahwa siswa tidak mengetahui penyakit mental yang umum.
Media sosial dilaporkan sebagai sumber informasi pilihan bagi siswa tentang kesehatan mental. 91% dari peserta percaya bahwa kesehatan mental tidak diberikan kepentingan yang memadai di sekolah, 96% mereka megakui perlunya memasukkan kurikulum kesehatan mental dalam sekolah, 29% pebimbing percaya bahwa ketika dalam kesusahan, siswa lebih suka menyimpan kekhawatiran mereka sendiri daripada berbicara, dan 88% peserta percaya bahwa siswa tidak tahu bagaimana merespon ketika teman mereka berbicara tentang masalah psikologis atau emosional.
Kesejahteraan mental
Samir Parikh, MBBS, DPM, MD (psy), Konsultan Psikiater, Direktur-Departemen Kesehatan Mental dan Ketua Ilmu Perilaku - Fortis National Mental Health Council mengatakan, bahwa paling awal untuk diperkenalkan adalah pentingnya kesejahteraan mental. Mulai dari kecil untuk menanamkan pentingnya kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis sebagai bagian menyeluruh dari kesehatan.
Kebutuhan akan orientasi awal terhadap kesejahteraan mental seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak tidak ragu untuk menjangkau setiap kali mereka merasa tidak nyaman. Serupa dengan mereka yang melaporkan ketidaknyamanan fisik atau rasa sakit, mereka perlu belajar untuk merasa nyaman berbicara tentang rasa sakit dan ketidaknyamanan psikologis mereka saat tumbuh dewasa.
Penyakit mental perlu diperkenalkan dalam konteks model medis, seperti halnya dengan penyakit medis lainnya, mengorientasikan mereka tentang tanda dan gejala yang luas. Tujuan memperkenalkan penyakit mental tidak hanya mendidik anak-anak, tetapi juga membantu mereka diperlengkapi untuk melawan stres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.