Aturan Gaji untuk Kepala Daerah Bakal Direvisi
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
BTS/ABS-CBN
Harianjogja.com, SEOUL--Bangtan Boys (BTS) kembali disinggung soal tugas wajib militer (wamil) mereka. Sebagai boyband yang dianggap berjasa karena makin mengenalkan K-Pop ke seluruh dunia, member BTS sempat dirumorkan akan bebas wamil.
Terkait polemik tersebut, grup pelantun Boy With Luv itu akhirnya angkat bicara. BTS menekankan jika mereka siap untuk menjalani wamil ketika sudah waktunya mereka bertugas.
"Sebagai seorang warga Korea, sudah sewajarnya wamil. Dan suatu hari, ketika tugas memanggil, kami akan siap untuk menjawab panggilan itu dan melakukan yang terbaik," kata Jin saat BTS hadir di acara Sunday Morning seperti dikutip dari Soompi, Senin (22/4/2019).
Topik bebas wamil BTS mulai menyeruak pada pada akhir tahun 2018. Kala itu politisi Han Tae Kyung menyarankan agar boyband Big Hit Entertainment itu dibebastugaskan dari wamil karena dianggap berjasa mengharumkan nama Korea.
Ide Han Tae Kyung itu langsung direspons keras dari masyarakat Korea. Sebagai bentuk protes, sejumlah orang membuat petisi agar BTS dibubarkan saja daripada mendapat perlakuan istimewa.
Menurut mereka, prestasi gemilang BTS masih belum cukup untuk membuat mereka dibebastugaskan dari wamil. Karena itu, Jungkook cs masih harus pergi wamil seperti pria-pria Korea Selatan lainnya.
Jika merunut pada usia masing-masing member, Jin akan menjadi member pertama BTS yang pergi wamil. Pemilik nama asli Kim Seok Jin itu lahir pada 1992. Karena idol-idol kelahiran 1991 sudah mulai wamil tahun ini, maka Jin kemungkinan besar sudah harus mulai masuk barak militer tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.