Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Andre Taulany dan istri. /Instagram-@andreastaulany
Harianjogja.com, JAKARTA -- Komedian Andre Taulany memposting permintaan maaf kepada publik melalui channel YouTube @TaulanyTV. Di situ, suami Erin Taulany yang dipolisikan gara-gara postingan Instagram yang diduga menghina Prabowo Subianto itu meminta maaf sambil menangis.
"Saya mau klarifikasi kepada semua bahwa hari ini Sabtu tanggal 20 April 2019 saya ingin klarifikasi kepada semua bahwa saya minta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga dan teman teman serta fan yang telah mensupport saya. Saya berterima kasih atas semua perhatiannya. Saya mohon berita ini jangan dibesar-besarkankan karena saya sudah berusaha mengklarifikasi hari ini," kata Andre Taulany dengan raut sedih.
Di ujung video diketahui ternyata permintaan maaf dan terima kasih Andre Taulany tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan perkara yang sedang dihadapi istrinya.
"Saya berterima kasih kepada semua karena Taulany TV sudah mencapai 1 juta subscriber, terima kasih," lanjutnya.
Video kemudian dilanjutkan ucapan Atta Halilintar kepada Andre Taulany karena channel YoTubenya mencapai 1 juta subscriber.
Banyak yang kecele dan berpikir video permintaan maaf tersebut berkaitan dengan kasus yang tengah membelit Erin Taulany istrinya.
Kolom komentar video tersebut pun langsung diserbu. Banyak yang beranggapan Andre Taulany meledek karena video ini diposting tak lama setelah kasus istrinya bergulir.
"Kesannya kayak ngeledek. Soalnya bersmaan dg adanya kasus istrinya. Astgahfirullah. Wallahua\'lam," kata seorang viewer.
"Gw fans lu ndre dri msh vokalis stinky,,karir lu bagus dan gw ikut senang,tp sangat sayang lu gak cukup bagus buat ngatur bini lu..Sangat disayangkan," timpal lainnya.
"Hari ini sabtu 20 april 2019, dengan ini saya nyatakan bahwa Saya unsubscribe channel pak haji," kata salah satu viewer kesal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.