Ada Pelantikan Presiden di Jakarta, Konser K-Pop Batal
Follow Gyeonggi K-Culture Festa 2019 dibatalkan. Sedianya, acara tersebut diselenggarakan pada 1920 Oktober 2019 di Istora Senayan Jakarta.
Serangan jantung/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA— Penyakit tidak menular perlu diwasadai. Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyakit yang angka kejadiannya cukup tinggi di Indonesia. Penyakit jantung juga membutuhkan biaya pengobatan yang sangat tinggi.
“Hipertensi, jantung, dan strok adalah penyakit yang angka kejadiannya paling tinggi,” kata kepala subdirektorat penyakit jantung dan pembuluh darah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) Asik Surya.
Itulah sebabnya pengendalian penyakit jantung harus dilakukan sejak dini. Apalagi orang Indonesia memiliki faktor risiko yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Ambil contoh, faktor risiko merokok, pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik terus meningkat.
“Bahkan sekarang sudah banyak orang muda yang mengalami penyakit kardiovaskular,” kata Asik pada acara Lindungi Jantung Anda Thought Leadership Forum Philips Indonesia di Jakarta, Kamis (11/4/2019).
Adapun penyakit jantung, terdiri dari penyakit jantung bawaan dan penyakit jantung yang didapat.
“Penyakit jantung yang didapat seperti penyakit jantung koroner adalah masalah pembuluh darah yang terkait dengan masalah penyempitan, penyumbatan, dan kerusakan pembuluh darah,” kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Ario Soeryo Kuncoro.
Kultur orang Indonesia dinilai mendukung peningkatan risiko penyakit jantung misalnya dari segi makanan, kurangnya aktivitas fisik karena dimanjakan oleh teknologi, dan kebiasaan merokok yang tinggi.
“Orang Indonesia suka makan yang gurih, manis, dan berlemak, ini salah satu faktor risiko yang meningkatkan faktor risiko penyakit jantung seperti hipertensi dan diabetes militus,” kata Ario.
Untuk mengatasi dan mencegah penyakit jantung, Ario menganjurkan untuk melakukan perubahan gaya hidup dengan serius, khususnya untuk menurunkan faktor risiko seperti mengubah pola makan dengan diet gizi seimbang, menghindari rokok, dan melakukan aktivitas fisik.
Presiden direktur Philips Indonesia Dick Hendrik Bunschoten mengatakan bahwa pihaknya ingin mengedukasi mengenai gaya hidup sehat kepada masyarakat melalui diskusi kesehatan dan juga produk atau teknologi kesehatan Philips.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Follow Gyeonggi K-Culture Festa 2019 dibatalkan. Sedianya, acara tersebut diselenggarakan pada 1920 Oktober 2019 di Istora Senayan Jakarta.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.