Kurangnya Dokter Spesialis Jadi Salah Satu Pemicu Orang Indonesia Pilih Berobat ke Luar Negeri

Eva Rianti
Eva Rianti Senin, 08 April 2019 20:47 WIB
Kurangnya Dokter Spesialis Jadi Salah Satu Pemicu Orang Indonesia Pilih Berobat ke Luar Negeri

Ilustrasi-Dokter spesialis bedah plastik Tompi/BISNIS-Jaffry Prabu

Harianjogja.com, JAKARTA – Masalah kapasitas medis atau dokter masih menjadi pekerjaan rumah (PR) dalam bidang kesehatan nasional yang mesti diperbaiki.

Kurangnya dokter, terutama dokter spesialis, tentunya akan berimbas pada pelayanan unggulan terhadap masyarakat. Hal ini menjadi salah satu faktor sebagian pasien dari Indonesia memilih berobat ke luar negeri dimana tersedia dokter spesialis yang dibutuhkan, lengkap dengan teknologi yang canggih dalam pengobatan. 

Investor Relation PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Aditya Wijaya mengungkapkan bahwa populasi dokter spesialis masih sangat sedikit, termasuk di Rumah Sakit Mitra Keluarga.

“Selama ini tantangannya dari sisi pengelola provider rumah sakit kesulitannya masih di dokter. Seperti yang diketahui, relatif rendah dokter di Indonesia, apalagi spesialis. Dokter umum mungkin banyak, tapi spesialis itu populasinya sangat sedikit,” ujarnya, baru-baru ini.

Dia berpendapat bahwa wajar jika sebagian masyarakat Indonesia memilih berobat ke luar negeri, terutama ke negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Aditya menjelaskan bahwa penyakit yang mayoritas dialami oleh masyarakat yang memilih berobat ke luar negeri tersebut adalah penyakit-penyakit kronis, seperti kanker, jantung, dan stroke. Sementara, menurutnya, penyakit yang bukan kronis masih sangat bisa ditangani oleh para dokter di Indonesia.

“Tapi kalau kronis, apalagi punya uang, kebanyakan pilih ke luar negeri. Mungkin secara teknologinya dan dokter pengalamannya lebih banyak, cuma basic RS umum Indonesia masih bagus,” lanjutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online