Bulog Jogja Serap 196.431 Ton Gabah, Target 2026 Tercapai
Bulog Jogja mencapai 100% target penyerapan gabah 2026 pada Juli dengan total 196.431 ton setara beras guna memperkuat cadangan pangan.
Ilustrasi makanan diet mediterania/ist-Everyday Health
Harianjogja.com, JOGJA—Setelah diet ketogenik populer, kini ada macam diet lain yang meroket popularitasnya. Menurut US News and World Report, justru diet Mediterania semakin populer dan menempati posisi teratas.
Panel yang terdiri dari ahli kesehatan memeriksa dan memberikan peringkat terhadap 41 rencana pola makan yang populer, menyimpulkan bahwa diet Mediterania paling bermanfaat secara universal untuk kesehatan dalam jangka panjang. Urutan dalam daftar, US News menyebut diet DASH sebagai urutan kedua paling sehat, dengan Weight Watchers di urutan keempat, vegetarian menempati urutan 11, vegan di urutan ke-29, Paleo di urutan ke-33, dan WHOLE30 serta keto pada urutan ke-38.
Dikutip dari Well and Good, belum lama ini, apa yang membuat diet Mediterania paling banyak diminati oleh para dokter dan ahli nutrisi? Ahli gizi terdaftar Lauren Slayton, MS, RD, menunjuk pada fakta bahwa diet tersebut menekankan untuk mengonsumsi makanan dengan tinggi omega-3 dan lemak sehat, seperti ikan, minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, polong-polongan, buah-buahan, dan sayuran. “Minyak zaitun memiliki manfaat luar biasa bagi jantung,” katanya.
Slayton menambahkan bahwa diet ini mudah ditiru bagi orang untuk mematuhinya; tidak seperti sebagian besar rencana populer lainnya (anggur merah jelas terdapat dalam menu Mediterania). Beberapa manfaat lain dari diet Mediteraina yang mungkin tidak Anda ketahui:
Bagus untuk usus Anda
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mengikuti diet Mediterania memiliki populasi bakteri baik yang lebih tinggi di microbiome mereka, dibandingkan dengan mereka yang makan diet Barat tradisional. Para peneliti mencatat peningkatan makan makanan nabati seperti sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan meningkatkan bakteri baik sebesar 7%.
Memperlambat proses penuaan
Berkat semua makanan anti-inflamasi seperti minyak zaitun, sayuran berdaun hijau, dan kacang-kacangan, diet Mediterania melindungi tubuh terhadap stres dan peradangan oksidatif — keduanya merupakan kunci untuk memperlambat proses penuaan. Dan itu kabar baik bagi seluruh tubuh Anda — terutama otak Anda.
Untuk perempuan pasca-menopause
Diet Mediterania bahkan telah dikaitkan dengan dampak positif massa otot dalam kesehatan tulang pada perempuan pasca-menopause. Sekali lagi, alasan utamanya adalah meningkatnya asupan makanan nabati dan penurunan konsumsi daging yang merupakan inti dari rencana pola makan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog Jogja mencapai 100% target penyerapan gabah 2026 pada Juli dengan total 196.431 ton setara beras guna memperkuat cadangan pangan.
KPK menggeledah sembilan lokasi di Sukoharjo terkait kasus Etik Suryani. Penyidik menyita uang, dokumen, barang bukti elektronik, dan perhiasan.
Pemkot Jogja menemukan sekitar 80 koperasi tidak aktif. Penilaian Koperasi Berprestasi 2026 difokuskan untuk pembinaan dan peningkatan tata kelola.
Mensos Saifullah Yusuf memastikan Heru Baskoro, anak Sayuti Melik, mendapat rehabilitasi dan hunian sementara di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi.
Universitas Oxford memulai uji klinis fase 1 vaksin Ebola Bundibugyo yang dikembangkan dalam 57 hari sejak wabah dinyatakan.
Simak jadwal Inggris vs Argentina di semifinal Piala Dunia 2026, kickoff pukul 02.00 WIB, beserta cara menonton melalui TVRI, MAXStream, dan FolaPlay.