Kemenhaj Temukan 400 Ribu Data Invalid, Antrean Haji 14 Tahun
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Yusuf Mansur. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA – Atlet wushu Lindswell Kwok dan Achmad Hulaefi menggelar resepsi pernikahan, Minggu (9/12/2018) malam. Salah satu tamu yang hadir adalah Ustadz Yusuf Mansur.
Ustadz yang dikenal sebagai wirausahawan ini mengaku terpukau dengan pertunjukkan wushu yang ditampilkan dalam resepsi pasangan atlet nasional tersebut.
Ustadz Yusuf Mansur juga memuji penampilan atlet-atlet wushu cilik yang beraksi di hadapannya. Dia mengatakan, setelah pernikahan Lindswell Kwok dan Achmad Hulaefi di helat, wushu akan semakin terkenal dan dicintai masyarakat.
“Kita kan biasanya pakai palang pintu Betawi tuh, ini pakai wushu. Atlet-atlet kecil, anak-anak, beda dah kalau dua jagoan wushu itu nikah kayak gitu modelnya, keren!. Menurut saya, setelah ini akan banyak orang yang lebih suka wushu, bakal lebih terkenal lagi, semua akan cinta sama wushu, termasuk saya nanti kalau ceramah bawa gituan,” beber Ustaz Yusuf Mansur ketika menghadiri resepsi pernikahan Lindswell Kwok dan Achmad Hulaefi, Jakarta, Minggu 9 Desember 2018 malam.
Lebih lanjut, Ustadz Yusuf Mansur mengakui ternyata dia sudah sejak lama tertarik untuk belajar wushu. Alasannya sederhana, dia suka melihat gerakannya, yang indah dipandangan mata.
“Dari dulu saya memang mau belajar wushu. Kayaknya cakep itu gerakannya, Ya Allah,” ungkap Ustadz Yusuf Mansur.
Tidak cukup sampai ingin belajar saja, Ustadz Yusuf Mansur bahkan berencana akan menjadikan wushu sebagai olahraga resmi di rumah tahfidz yang berada di dalam dan luar negeri. Saking totalitasnya dan sangat menyukai wushu, ia berniat berjualan tongkat wushu.
“Saya memang ingin menjadikan wushu sebagai olahraga resmi di rumah tahfidz, yang kami kelola dalam dan luar negeri. Jadi cabang Eropa, Amerika, Inggris Raya, Hong Kong, cabang Asia, termasuk Timur Tengah, salah satu olahraganya wushu. Biarin dah nanti saya jualan tongkat, iya kan? Biasa, otak dagang, bawaannya dagang aja!,” tandas Ustadz Yusuf Mansur, yang semalam mengenakan kemeja warna merah maroon yang dibalut lagi dengan jaket warna cokelat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kemenhaj memvalidasi 5,7 juta data jamaah dan menemukan 400 ribu data invalid. Antrean haji secara faktual kini rata-rata 14 tahun.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.