Program FLPP Dikebut, Ara Yakin Penyaluran 350.000 Rumah Tercapai
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Asri Welas. /Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA- Foto Asri Welas bersama anaknya, Gibran dimanfaatkan untuk penipuan oleh seseorang yang mengaku bernama Nur Taibah di Facebook. Hal itu membuat Asri Welas geram.
Di Facebook, Nur Taibah mengunggah foto Gibran yang berada di dalam ruang perawatan di rumah sakit. Yang mengejutkan, Nur Taibah menuliskan kalimat kalau dirinya butuh bantuan dana untuk biaya berobat anaknya.
"Hari ini kepalamu akan dibedah anakku. Ada yang membantu tapi tidak cukup untuk operasimu, masih kurang Rp 1,5 juta lagi. Banyak yang menanyakan nomor rekening ibu tapi tidak memberi, malah ingin menipu dan membohongi ibu," tulis Nur Taibah.

Tak sampai di situ, di halaman selanjutnya, Nur Taibah menggungah foto Asri Welas bersama Gibran di atas kasur rumah sakit. Foto itu sendiri sebenarnya diambil ketika Gibran harus menjalani operasi, karena matanya mengalami masalah.
Di foto itu, Nur Taibah kembali menuliskan kalimat yang membuat iba. Di situ tertulis kalau anaknya tengah sekarat.
"Terima kasih pihak rumah sakit masih mau memberikan saya waktu sama anak. Sekarang mungkin dia sekarat. Dan terimakasih sudah memfoto saya bersama anak saya yang sedang sakit. Sampai sekarang pun tidak ada yang percaya meminjamkan uang untukmu nak," tulis Nur Taibah.
Asri Welas rupanya sadar mengenai kabar ini. Melalui Instagram, bintang sinetron Suami-Suami Takut Istri ini terkejut sekaligus geram. Ia yakin foto dirinya dan Gibran dipakai pemilik akun Nur Taibah untuk menipu.
"Kepada pemilik akun Facebook NUR TAIBAH, apa maksud Anda menggunakan foto anak saya @ibran_gibran dan foto saya untuk penggalangan dana untuk Anda sendiri yang sudah tertera di Bank mana minta ditransfer. Apa maksud Anda menggunakan foto anak saya yang ada di IG saya, ketika sebelum @ibran_gibran dioperasi dan mengatasnamakan kalau foto adalah anak Anda?," kata Asri Welas.
Asri Welas pun meminta kepada pemilik akun Nur Taibah untuk menghapus foto dirinya dan anaknya. Bila tak digubris, artis yang juga perancang busana itu pun mengaku tak segan-segan melaporkan pemilik akun Nur Tabiah ke polisi.

"Di mana hati nuranimu melakukan penipuan semacam ini, menggunakan foto saya dan anak saya? Dengan keras saya meminta untuk tutup Facebook Anda dan hapus foto saya dan anak saya 1 x 24 jam. Dan tolong hentikan penipuan ini atau saya akan melakukan pelaporan," kata Asri Welas mengancam.
Tindakan Asri Welas pun mendapat dukungan dari warganet. Warganet meminta agar Asri Welas tak ragu-ragu melaporkan pemilik akun Nur Taibah.
"Kalau saya sudah saya laporkan mba Asri Welas tanpa menunggu dihapus. Justru itu untuk bukti kejahatan," kata pemilik akun @widyastutisepti.
"Nggak punya otak. Berdoa yang terbaik buat mbak Asri Welas dan adik. Semoga dapat azab setimpal tuh orang," ujar pemilik akun @lisyeherliman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced