Viral Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah, Polisi Sebut Hoaks
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Nikita Mirzani dan Dipo Latief. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Dipo Latief ternyata benar-benar ingin pisah dari Nikita Mirzani. Pria bernama asli Ahmad Dipoditiro itu memutuskan untuk mengakhiri rumah tangganya dengan Nikita Mirzani. Hal itu diketahui dari siaran pers yang dilayangkan oleh kuasa hukumnya, Asfa Davy Bya.
Melalui siaran pers, Dipo Latief secara resmi mengeluarkan surat talak tiga terhadap Nikita Mirzani. Surat talak tersebut telah ditandatangani sejak pekan lalu, tepatnya Sabtu, 27 Oktober 2018, dan disaksikan oleh dua orang saksi.
Menurut Dipo Latief keputusannya mengakhiri hubungan dengan Nikita merupakan pilihan terbaik. Hal tersebut dikarenakan hubungan mereka tidak memberikan kenyamanan bagi kedua belah pihak.
"Jika diteruskan hasilnya juga tidak akan baik. Keputusan ini adalah yang terbaik untuk mas Dipo dan semoga juga demikian bagi mantan istrinya," ucap Asfa Davy Bya, kuasa hukum Dipo melalui siaran pers, Rabu (7/11/2018).
Asfa Davy Bya menjelaskan bahwa bahwa talak tiga yang dilakukannya kliennya secara sukarela, tanpa adanya paksaan dan pengaruh dari pihak manapun juga. Surat talak tiga ini pun merupakan kelanjutan dari talak sebelumnya yang juga sudah dijatuhkan Dipo kepada Nikita pada 5 Juli 2018 lalu.
"Nikita berbicara dengan media pada 1 November 2018, sementara talak tiga dilakukan pada 27 Oktober 2018,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Nikita Mirzani sempat mendaftarkan permohonan itsbat nikah dan cerai pada 16 Juli, namun permohonan itu akhirnya dicabut pada 24 Oktober. Tidak lama, wanita 32 tahun tersebut kembali melayangkan gugatan itsbat nikah dan cerai pada 1 November 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.