Kasus Suap HGB Summarecon, KPK Geledah Kantor Kementerian ATR/BPN
KPK menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Billy Syahputra ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018). /Ist-suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Aktris Nikita Mirzani kembali membuat publik heboh setelah mencabut gugatan sidang istbat dan gugatan cerai yang dilayangkan pada Dipo Latief di Pengadilan Agama Jakarta Selatan belum lama ini.
Namun, Nikita Mirzani masih enggan bicara mengenai keputusannya mencabut gugatan tersebut.
Tetapi, sang sahabat, Billy Syahputra menebak-nebak terkait keputusan Nikita Mirzani melakukan hal tersebut. Lebih lanjut, saat dijumpai di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Jumat (19/10/2018), Billy mengatakan bahwa Nikita melakukan itu lantaran tengah berbadan dua.
“Kalau hamil emang beritanya udah beredar kemana mana, udah berapa minggu gitu. Kayaknya yang menjadi persoalan kenapa mami Nikita Mirzani dicabut karena memang mami kan lagi mengandug, anaknya Dipo,” ungkapnya.
Sedikit mengetahui tentang ajaran dari syariat Islam, Billy mencoba menerangkan bilamana wanita yang tengah hamil dengan suami sahnya tidak diperkenankan untuk bercerai. Dari sinilah yang membuat Billy yakin bila keputusan Nikita terbentur persoalan tersebut.
“Kalau dari syariat Islam kan, istri kalau lagi hamil enggak boleh diceraikan sama suami sahnya,” sambungnya.
Tidak hanya itu, perkara yang dihadapi Nikita Mirzani sama halnya dengan Vicky Prasetyo dan Angel Lelga. Dimana pasangan ini juga tengah menempuh jalur hukum proses perceraian.
Tetapi secara mengejutkan Vicky malah merencanakan untuk mencabut gugatan pada Angel Lelga.
"Apalagi tadi kan bang Billy sempet bawain beritanya Vicky Prasetyo kan, Vicky juga rencananya kan mau dicabut gugatannya cerainya Angel Lelga," ujarnya lagi.
“Terus Vicky bilang sendiri di acara Billy, karena Angel lagi hamil. Memang pas banget, barengan banget Vicky sama Nikita Mirzani," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk.
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.