KPK Dalami Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Roro Fitria. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Aktris Roro Fitria berduka. Di tengah masa tahanannya, ia kehilangan sang ibu. Setelah mendapatkan izin untuk menyaksikan pemakaman mendiang sang ibunda, yakni Retno Winingsih Yulianti di Sleman DIY, pada malam hari Roro Fitria tiba di Jakarta dan kembali ke Rutan Pondok Bambu.
Saat tiba di Rutan Pondok Bambu, Roro Fitria sempat membagikan cerita kepada awak media. Meski sudah berangkat ke Jogja, namun sayangnya ia tidak bisa menyaksikan secara langsung prosesi pemakaman ibundanya.
"Sampai di sana saya memang langsung ke makam. Saya memang tidak bisa melihat proses pemakamannya. Menyesal, tapi ya sudah yang penting sudah datang ke sana,” ujar Roro Fitria saat ditemui di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
“Saya bawa yasin dan tahlilan sendiri di sana. Saya juga masih bisa menabur bunga karena saya memang sudah membawa bunga," tambahnya.
Ketika harus kembali lagi menjalani masa hukuman, Roro Fitria menyebutkan bahwa dirinya menyempatkan diri untuk membawa tanah dan bunga dari kuburan sang ibunda. Hal itu ia dilakukan sebagai bukti cinta terhadap mendiang ibundanya.
“Ini sebagai bukti cinta saya kepada mama. Bukan hanya itu, ini juga sebagai tanda supaya mama tetap melekat di hati saya," ungkap Roro Fitria.
Seperti diberitakan, ibunda Roro Fitria meninggal dunia pada Senin 15 Oktober pukul 06.30 WIB di Rumah Sakit Fatmawati. Sebelumnya, mendiang Retno Winingsih Yulianti mengeluh sesak napas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Kolaborasi lintas negara tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata bersama masyarakat.