Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Ilustrasi anak-anak/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Perdebatan tentang umur ideal anak mulai mengenal sekolah memang tak pernah usai.
Lantas, apakah sebenarnya ada patokan usia untuk anak bersekolah? Psikolog anak, remaja, dan keluarga Jovita Maria Ferliana, punya pandangan tersendiri.
"Kalau untuk anak di sekolahkan, kita samakan persepsi dulu. Sekolah [anak usia dini] itu tidak sama dengan sekolah pada umumnya. Mungkin ada orangtua berpikir, \'Aduh kasihan anakku di sekolahin, nanti kecapekan, stres\', tapi sekolah ini kita sesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Kalau preschool atau anak usia dini yang namanya sekolah dia [anak] bukan belajar teori, tapi belajar yang namanya practical life," tutur Jovita, belum lama ini.
Menurutnya pelajaran di sekolah anak usia dini lebih ke praktik kehidupan. Alasannya karena anak akan melakukan hal-hal yang dia lihat. "Anak belajar dari imitasi yang dia lihat dan memang yang sudah diberikan kepada dia. Jadi informasi yang datang itu sangat penting," kata Jovita.
Usia Dini
Menurut dia sekolah usia dini biasanya mengajarkan anak untuk mencuci tangan sebelum makan, mengantre giliran, berkomunikasi dengan teman, sosialisasi, menyapa guru, dan menempatkan diri dengan teman-temannya.
"Semuanya itu diajarkan dengan cara yang menyenangkan tentunya. Diajarkan dengan cara bermain karena memang anak usia bermain," tambah Jovita.
Lebih lanjut dirinya mengatakan bila sekolah usia dini berperan penting dalam pembentukan kreativitas anak. Dari kegiatannya di sekolah, anak juga belajar melihat sebuah permasalahan dari berbagai sisi. Hal ini mengajarkan anak untuk mampu menghadapi tantangan di masa depan dan siap bersaing dengan orang lain. Dengan begitu anak akan menjadi seorang pribadi yang fleksibel.
"Bila sudah sama persepsinya, maka di sini sekolah diperlukan sejak anak usia dini yaitu dua tahun," ujar Jovita.
Meski begitu, semua kembali lagi kepada keputusan orangtua masing-masing. Kalaupun ingin menyekolahkan anak sejak usia dini, pilihlah sekolah yang membuat anak merasa nyaman dengan program-program yang diberikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.