Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Instalasi seni patung bambu penari baris raksasa oleh I Made Aswino Aji dkk di Soundrenaline 2018.
Harianjogja.com, JOGJA—Festival musik kini tak hanya menjadi ajang bagi para pecinta musik untuk bertemu dengan para musisi favorit mereka. Namun, jangkauannya semakin meluas seiring dengan pilihan hiburan yang semakin banyak di dalamnya.
Kolaborasi demi kolaborasi diciptakan dengan sangat kreatif untuk menarik setiap individu yang membutuhkan liburan singkat agar dapat berekspresi sebebas mungkin. Tak ayal apabila Soundrenaline 2018 akan menampakkan perjalanan progresif dari suatu festival musik tersebut.
Festival musik dan seni terbesar se-Asia Tenggara tersebut menjadi salah satu agenda rutin para pecinta musik dan seni untuk bertandang ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali demi mendapatkan pengalaman festival yang tak terlupakan melalui berbagai karya kolaborasi lintas genre.
Di penyelenggaran ke-16 ini, Soundrenaline akan digelar pada 8-9 September. Selain nama-nama besar di dunia musik, akan ada lima aksi kolaborasi. Sebut saja ada sentuhan seniman asal Jogja, Eko Nugroho, bersama Efek Rumah Kaca. Karya seni rupa dari cult icon Jogja itu dipastikan akan mengisi elemen visual serta wardrobe dari Efek Rumah Kaca di panggung Soundrenaline, khususnya amphitheater area.
Para Serigala Militia yang akan hadir di Soundrenaline 2018 nanti juga tak hanya bebas untuk bersuara dan headbang bersama. Mereka akan semakin meresapi dan mengenal karya-karya Seringai melalui efek visual yang menggambarkan cerita-cerita dari seluruh lagu yang akan dibawakan Seringai.
Jika sebelumnya Dialog Dini Hari sudah menjajal tampil di Soundrenaline bersama musisi dengan genre yang serupa, seperti Endah N Rhesa dan Payung Teduh. Tahun ini, folk trio asal Bali tersebut menantang karya mereka untuk dipadukan dengan musik rock dari duo Scaller.
Adapun kolaborasi lintas genre serupa bukan hal yang pertama kali bagi Scaller. Di Soundrenaline 2017, Stella Gareth dan Reney Karamoy pernah berpadu dengan Andien yang menciptakan penampilan super keren. Kali ini, penampilan tak terduga dari Dialog Dini Hari dan Scaller diharapkan dapat menyedot perhatian pengunjung Soundrenaline 2018.
Selain suguhan musik dari line up tersegar di lima panggung Soundrenaline 2018, terdapat aksi panggung berbeda dari beberapa seniman tanah air dengan memainkan sebuah instalasi musik yang diberi nama ‘thunderdorm’.
Seperti namanya, beberapa instrumen musik akan dirangkai membentuk sebuah kubah, yang nantinya dapat menyuguhkan aksi musik yang belum pernah ada sebelumnya. Beberapa nama besar seperti Iga Massardi, The Upstairs, Elda (Stars n Rabbit), Kimo, hingga Bam Mastro (Elephant Kind) akan bergantian bahkan berkolaborasi dari dalam ‘thunderdorm’ di dua hari gelaran Soundrenaline 2018. Para penikmat musik akan dibuat kagum dengan efek yang dihadirkan dari karya ‘thunderdorm’ tersebut.
Yang sedang menjadi perbincangan saat ini di skena seni Tanah Air dari karya-karya di Soundrenaline 2018 adalah sebuah patung raksasa penari baris yang terbuat dari anyaman bambu. Patung setinggi 6,5 meter dan lebar 8,5 meter tersebut merupakan karya dari seniman kelahiran Bali, I Made Aswino Aji, berkolaborasi bersama beberapa seniman Bali lainnya.
Patung tersebut akan menjadi salah satu masterpiece di Creators Area bersama karya instalasi lain dari beberapa seniman seperti Ardi Makki, Hahan, Erwin Windu, Cut and Rescue, dan Trotoart. “Jadi, tak hanya musik, para pengunjung Soundrenaline 2018 akan disambut oleh berbagai karya unik dari puluhan kreator terbaik Tanah Air,” ungkap Ronald Subekti dari MMK Design Studio, selaku co-organizer Soundrenaline 2018, dalam rilisnya kepada Harian Jogja, Rabu (5/9/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Polda Jabar bongkar penipuan titik dapur MBG, 13 korban rugi Rp1,9 miliar. Pelaku jual akses palsu program pemerintah.
RD Kongo umumkan skuad Piala Dunia 2026, Yoane Wissa jadi andalan. Simak daftar lengkap pemainnya di sini.