Sekolah Rakyat di Tengah Tren Penurunan Jumlah Anak, Ini Kata Pakar
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
Pementasan eksperimentasi seni wayang dengan lakon Kasetyaning Wanodya beserta dalang muda asal DIY, Rickyansyah, Selasa (14/8/2018) malam. /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA - Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menyajikan eksperimentasi seni pedalangan berupa wayang kulit dan wayang orang, di Panggung Terbuka TBY, Selasa (14/8/2018) malam.
Pengembangan seni itu diharapkan dapat menyajikan seni pedalangan yang kekinian dan dapat diterima kalangan pemuda. Pagelaran itu menampilkan wayang kulit dengan lakon Kasetyaning Wanodya dengan dalang muda asal DIY, Rickyansyah.
Kepala UPT TBY Dinas Kebudayaan DIY Eni Lestari Rahayu menjelaskan dalam eksperimentasi seni itu pihaknya mengambil seni pedalangan. Tiga hal yang dieksperimentasikan adalah sanggit, sabet dan antawacana dengan proses penggarapan secara keseluruhan tidak semalam suntuk namun hanya dalam waktu dua jam saja.
Eksperimentasi ini berbeda dengan sebagian besar pentas wayang yang semalam suntuk. "Tetapi tidak menghilangkan esensi cerita pakemnya," terangnya, Selasa (14/8/2018).
Ia mengatakan, eksperimentasi itu untuk menyajikan seni pedalangan atau wayang dengan konsep kekinian. Bahkan pagelaran secara keseluruhan cerita semuanya dilakukan hanya dengan dua jam.
"Kita harus menyesuaikan perkembangan zaman jadi tahu kapan harus semalam suntuk, kapan harus pagelaran singkat kan harus mengikuti tren zaman," imbuhnya.
Eni mengatakan pagelaran itu merupakan program tahunan tetapi selalu berbeda tema. Khusus 2018 mengangkat eksperimentasi pada seni pedalangan. Pada tahun sebelumnya mengangkat seni karawitan, sedangkan 2019 merencanakan eksperimentasi seni tari.
Di tempat lain sebenarnya ada satu pagelaran serupa dengan waktu yang cepat, namun tidak dilakukan secara utuh. Berbeda dengan di TBY, lanjut Eni, meski singkat tetapi dipentaskan dengan utuh. Seni pedalangan dengan konsep kekinian itu diharapkan dapat menarik minat para pemuda terhadap pagelaran wayang.
"Misal dalam penggarapan sabetnya, sanggitnya, antawacana itu kekinian, sehingga teman-teman yang tidak bisa bahasa Jawa yang mlipit [krama inggil] bisa merasa cocok," katanya.
Eni memastikan proses eksperimentasi seni itu tidak dilakukan secara serampangan. Melainkan dengan digarap secara profesional oleh para ahli di bidangnya. "Jadi kami tidak sembarangan, ada narasumbernya yang secara khusus mengerjakan ini dari ahli," ucapnya.
Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) DIY Ki Edi Suwondo menegaskan, dalang muda era saat ini harus berani membuat gebrakan baru agar keberadaan wayang bisa diterima masyarakat. Ia sepakat dalang harus spekulatif dalam hal inovasi baik lakon, sabet maupun antawacana hingga hak multitafsir penaskahan. Ia meyakini wayang tidak hanya untuk budaya, tetapi bisa berdampak pada ekonomi dan wisata.
"Jangan sampai dalang-dalang muda saat ini menjadi pengekor, hanya mengulang-ulang cerita saja, tetapi harus kreatif," katanya saat menjadi narasumber eksperimentasi seni pedalangan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
Sekitar 200 warga binaan Gunungkidul akan difasilitasi mengikuti Kejar Paket A, B, dan C sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.