Lelang Aset Koruptor di BPA Fair Laris, Harley hingga BMW Terjual
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Nagra Kautsar Pakusadewo, putra Tio Pakusadewo mendatangi kantor BNN Pusat, Minggu (10/6/2018). /Suara
Harianjogja.com, JAKARTA- Tuntutan hukum terhadap aktor Tio Pakusadewo atas kasus narkoba yang dihadapinya, mengundang tanya dari berbagai kalangan, terutama keluarga dan para rekannya.
Nagra Kautsar Pakusadewo, putra Tio Pakusadewo mendatangi kantor BNN Pusat bersama beberapa rekan artis, Dewi Irawan dan Jajang C. Noer untuk menanyakan tuntutan JPU 6 tahun penjara, Rp 800 juta, subsider 6 bulan penjara yang dijatuhkan kepada Tio Pakusadewo.
"Saya sebagai pihak keluarga Tio yang nggak mengerti mengenai hukum, ketemu bukan urusan sama lembaga (BNN) tapi perorangan (Humas BNN), apa yang mau dibuat kedepannya," kata Nagra usai melakukan pertemuan di kantor BNN Pusat, kawasan Cawang, Jakarta Timur, Minggu (10/6/2018).
Pertemuan dilakukan karena pihak keluarga merasa ada kejanggalan dengan tuntutan yang diberikan kepada ayahnya. Tuntutan yang diberikan JPU kepada aktor 54 tahun itu dinilainya terlalu tinggi ketimbang para pelaku narkoba lainnya.
"Kita nggak tahu makanya butuh dibimbing untuk menyelesaikan keresahan yang masih mengganggu," jelasnya.
Datang atas nama pribadi
Dalam pertemuannya dengan Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Sulistiandriatmoko, Nagra menegaskan pertemuannya mengatasnamakan pribadi bukan lembaga.
"Jadi kita ketemu Bukan BNN tapi Humas, bukan mengatas namakan BNN tapi perorangan. Untuk jawaban gimana, solusi gimana. Proses hukum masih berjalan, jadi perlu di kroscek lagi mengenai pasal-pasal," jelas lelaki berkacamata tersebut.
Sayang, putra Tio Pakusadewo ini menolak memberi tahu hasil pertemuannya dengan kepala humas yang baru dilantik 3 bulan lalu.
"Kalau itu maaf mas, itu pribadi. Jadi kalau teman media simpatik dengan cobaan keluarga. Jadi minta doa untuk keadilan yang belum terealisasi dan merata," tutup Nagra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.