Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi makan/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Pusing mempertahankan berat badan ideal? Kuncinya hanya satu sebenarnya, disiplin. Lalu dimulai dari mana?
Mulailah makan secara teratur, begitu saran sebuah studi dalam jurnal Eating Behaviors. Melakukan olahraga dan konsumsi makanan yang sehat dianggap sebagai landasan manajemen berat badan, namun, sebuah studi baru menunjukkan membiasakan diri makan teratur bisa menjadi penting untuk manajemen berat badan pada wanita dan pria.
“Dalam praktiknya, orang didorong untuk menurunkan berat badan, sedangkan hasil penelitian populasi kami yang luas menunjukkan bahwa menurunkan berat badan bukanlah metode manajemen berat badan yang efektif dalam jangka panjang,” kata peneliti dan ahli terapi nutrisi di University of Helsinki di Finlandia, Ulla Karkkainen, belum lama ini.
“Seringkali, orang mengelola kelebihan berat badan mereka dengan berdiet dan melewatkan makan. Dalam jangka panjang, pendekatan semacam itu tampaknya benar-benar mempercepat menjadi lebih gemuk, daripada mencegahnya,” ujar Karkkainen.
Untuk keperluan studi, tim peneliti melibatkan sekitar 5.000 orang pria dan wanita muda yang diminta menjawab survei soal faktor-faktor yang mempengaruhi berat badan dan perubahan berat badan ketika mereka berusia 24 tahun dan lagi 10 tahun kemudian atau di usia 34 tahun.
Pada perempuan antara usia 24 dan 34 tahun, kenaikan berat rata-ratanya adalah 0,9 kg per tahun, sedangkan pada pria, satu kilogram.
"Meskipun diet mungkin tampak solusi logis untuk masalah manajemen berat badan, itu benar-benar dapat meningkatkan berat badan dan masalah makan dalam jangka panjang," kata Karkkainen seperti dilansir Indian Express.
Temuan penelitian membuktikan bahwa alih-alih menurunkan berat badan, lebih penting untuk fokus pada makan teratur.
Makan secara teratur dan cukup, mendukung fungsi biologis alami tubuh dan membantu mengelola kebiasaan makan serta bisa mengelola berat badan seseorang dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.