Angin Kencang Terjang Klaten, Tower Seluler Roboh dan Ganggu Listrik
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Kate Spade/Reuters
Harianjogja.com, NEW YORK-Desainer mode terkenal dunia, Kate Spade pada Rabu (6/6/2018) menjadi headline di berbagai pemberitaan. Semalam Kate ditemukan telah tewas bunuh diri di apartmennya di New York.
Selain meninggalkan seorang suami, Andy Spade, Kate juga meninggalkan putri semata wayangnya yang baru berusia 13 tahun, Frances Beatrix. Hubungan antara wanita yang bernama lengkap Katherine Noel Brosnahan tersebut dengan Frances, putri semata wayangnya ini terkenal sangat dekat.
Tidak hanya pada 2016 lalu ia mendirikan lini aksesori dengan nama anaknya yakni Frances Valentine. Bekerja sebagai desainer mode terkenal tidak membuat Kate lupa akan perannya sebagai ibu. Kate mencoba total untuk mengurus Frances, sebagaimana diwarta People, Rabu (6/6/2018) ia disebutkan bahwa ia rela untuk vakum selama kurang lebih sepuluh tahun lamanya dari industri fesyen hanya untuk bisa mengurus Frances dengan maksimal.
Lebih lanjut, agar lebih fokus mengurus France dan keluarganya, Kate menjual perusahaan yang ia dirikan bersama sang suami pada 1993 tersebut di tahun 2007 sekaligus meninggalkan perusahaan fashion tersebut. Kepada People kala itu, Kate mengungkapkan langkah itu ia ambil agar dirinya bisa rehat dan mengurus putrinya dengan baik.
“I needed a break and I really wanted to raise my daughter. People asked me, ‘Don’t you miss it?’ I really didn’t. I mean, I loved what I was doing, but I didn’t miss it as much as I thought I might, (Aku butuh rehat dan aku benar-benar ingin mengurus anak perempuanku. Orang-orang banyak bertanya apakah aku tidak rindu mengerjakan pekerjaan ini, nyatanya memang tidak. Aku mencintai pekerjaanku, tapi aku tidak merindukannya sebesar yang aku kira),” ungkap Kate dalam wawancara bersama People kala itu.
Kate menegaskan, demi sang anak bahkan ia tidak mau menukar kebersamaan dengan putri satu-satunya itu semata-mata hanya demi branding dirinya.
“We had a baby in 2005 … I wanted to leave on good terms, it was the perfect time to leave, I wanted to spend time with my daughter, (Kami punya anak pada 2005, aku ingin meninggalkan perusahaan secara baik-baik, jadi ini waktu yang tepat untuk pergi meninggalkannya. Aku ingin menghabiskan waktu dengan anak perempuanku),” jelas Kate dalam unggahan Podcast How I Built This pada Februari 2017 silam.
Namun sayangnya, kini dengan kepergian Kate semalam, Frances tidak lagi bisa merasakan cinta dan belaian kasih sayang dari sang Ibunda tercinta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.