KPK: Rp1,5 Miliar Mengalir ke Orang Kepercayaan Nusron di Kasus HGB Summarecon
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.
Nikita Mirzani./Ist-Instagram @nikitamirzanimawardi_17
Harianjogja.com, JAKARTA- Aktris kontroversial Nikita Mirzani kembali membuat kehebohan. Pada Kamis (3/5/2018) sore kemarin, ia menjalani tiga operasi sekaligus.
Tiga operasi itu antara lain mengencangkan Miss V (vagina), hapus tato, dan sedot lemak.
"Perempuan yang sudah melahirkan normal pasti kan turun, jadi pengen dibagusin aja," kata Nikita Mirzani sebelum menjalani operasi di klinik Promec, kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Niki-begitu sapaan akrab Nikita Mirzani-menjalani operasi untuk mempercantik diri atas keinginannya sendiri, bukan pasangannya, Dipo Latief.
"Bukan karena dia [Dipo], gue pengen sendiri aja. Mumpung masih bisa kan ya dan mumpung masih muda juga," ujarnya.
Menurut Niki, dia ditangani oleh empat dokter sekaligus. Operasi sendiri berjalan hingga tiga jam.
"Operasinya langsung rame-rame nih. Ada Dr. Monic spesialis tato, Dr. Adit spesialis perut, Dr. Fransisca spesialis bagian bawah [Vagina], nah Dokter itu [Mahardika] yang satu lagi khusus anastesi dokter yang aku suka karena kangen sama anastesi," katanya menuturkan.
Kurang percaya diri
Nikita Mirzani tak menampik mulai kurang percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Karena itu, dia memutuskan untuk menjalani operasi.
Pertambahan usia dan beberapa kali melahirkan, lanjut Niki, menjadi faktor utama perubahan fisiknya.
"Kan dulu kenceng banget. Jadi kulitnya yang kendor itu bikin agak risih kalau pakai baju yang ketat atau bikini," ujar dia.
Kendati begitu, bintang film Comic 8 ini membantah operasi dilakukan karena tak mensyukuri pemberian Tuhan.
"Sebenernya kalau manusia nggak ada yang kurang. Tapi karena Nikita kan anak sudah dua, badannya kendor jadi pengen kayak perempuan yang belum punya anak aja gitu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.
Empat perwakilan Sleman masuk daftar sementara kontingen DIY untuk SEA Games 2026, terdiri atas atlet, pelatih, wasit, dan mekanik.
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Polda DIY belum memutuskan laga derbi PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta digelar dengan penonton. Evaluasi keamanan dilakukan hingga hari H.
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan keterlibatan koruptor, mafia, dan pelaku underinvoicing dalam kerusuhan Agustus.