Penampilan Padi Rebord di TBY, Sabtu (28/4/2018)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta dipenuhi 1.200 penonton yang bernostalgia bersama lagu-lagu yang dibawakan Padi Reborn.
Kali ini Padi Reborn mengajak penonton menyelami masa 1990-an dengan interaksi yang lebih intim melalui aksi Fadli sang vokalis yang berkali-kali masuk dalam area penonton dan membiarkan dirinya dirubung saat masih menyanyikan lagu-lagu Padi Reborn.
Konser yang membawa kenangan dalam benak para penonton itu dibuka dengan lagu Begitu Indah. Para personel Padi Reborn muncul dengan pakaian serba hitam dihujani cahaya lampu berwarna ungu. Pada lagu pertama, Fadli memaksimalkan interaksi dengan penonton dengan berkali-kali mendekat ke kursi penonton dan mengacungkan microphone agar mereka bebas menyanyikan reff lagu tersebut.

Lagu legendaris Padi Reborn yang lain seperti Demi Cinta, Seperti Kekasihku, Tak Ada yang Sama, dan Ternyata Cinta turut dibawakan secara berurutan. Di sela-sela lagu tersebut, Padi Reborn tak kenal lelah memunculkan interaksi intim dengan mengajak penonton bercakap-cakap.
Sang gitaris, Piyu, setelah lagu Kekasihku yang Dulu menggoda penonton dengan berbagai pertanyaan. "Apa kabar semuanya? Jogja luar biasa. Saya masih tidak percaya, tahun lalu konser di Kridosono, sekarang di sini [Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta], kok masih aja ada yang datang ya? Terima kasih, Jogja," ujar Piyu, Sabtu (28/4/2018).
Penonton langsung tertawa mendengar candaan Piyu.
Piyu menatap 1.200 penonton di depannya. Matanya langsung menangkap satu segmen yang malam itu menyaksikan Padi Reborn. Menurutnya segmen yang hadir adalah orang yang duduk di bangku SMA pada tahun 1990-an. "Pasti sekarang pada ingat dulu pas pacaran jaman SMA kirim-kiriman surat, kan belum ada handphone. Memang generasi 1990-an paling asik, effort-nya gede," kata Piyu.
Alunan musik mengalun kembali, Padi Reborn membawakan lagu-lagu selanjutnya. Solo gitar dari Ari dan Piyu, serta solo drum dari Yoyo turut ditampilkan di sela lagu Bayangkan dan Harmoni. Fadli pun meminta penonton menyalakan lampu flash ponsel saat lagu Kasih Tak Sampai, sehingga penampilan Padi Reborn malam itu bak dipenuhi bintang.
"Ayo diangkat dong flashnya, supaya malam ini penuh bintang," kata Fadli.
Antusiasme penonton memuncak ketika Fadli dengan riangnya memasuki area tempat duduk penonton sambil menyanyikan lagu Sesuatu yang Indah. Kehadiran Fadli langsung diserbu penonton yang berebut selfie. Beberapa penonton berbondong-bondong maju ke depan panggung untuk berselfie dengan Piyu dan Ari yang masih menggenjreng gitar.
.jpeg)
Penampilan Padi Reborn ditutup dengan jingkrak-jingkrak penonton yang seluruhnya meninggalkan tempat duduk mereka dan menuju ke depan panggung Lagu legendaris Padi Reborn, Sobat, membuat para penonton otomatis bernyanyi bersama dari awal hingga akhir lagu.
"Terima kasih, Jogja, luar biasa," kata Fadli kepada penonton yang berebut selfie dengannya seusai lagu Sobat.
.jpeg)
Dalam Press Conference beberapa hari lalu, Piyu menuturkan alasan Padi sempat vakum selama tujuh tahun. Menurutnya hal tersebut dilakukan untuk mengambil napas dan kemudian berlari kembali. Seperti yang ia tuliskan di salah satu lagunya yang berjudul Sang Penghibur.
"Kami seperti kemakan omongan sendiri. Tapi tidak apa-apa, selama 13 tahun kami berkarya nonstop. Tanpa henti. Ini saatnya kami reborn lahir kembali," kata Piyu.

Konser Padi Reborn Exclusive Concert ini diselenggarakan oleh Hotel Dafam Fortuna Yogyakarta dengan sponsor utama TOP Coffee dan didukung Authentic City Class Mild. Konser Padi Reborn kali ini disebut-sebut lebih intim dibandingkan sebelumnya.
General Manager Hotel Dafam Fortuna Yogyakarta Aris Dwi Atmoko mengaku bahagia berhasil mengundang Padi Reborn sebagai bintang tamu. Sebab menurutnya hal itu menjadi salah satu misi dari Dafam untuk mengadakan event besar minimal tiga kali dalam setahun.
Event ini sebenarnya ditujukan sebagai Creative Outbound Program. Yakni sebagai hiburan menyenangkan bagi para karyawan Dafam sekaligus menyajikan event berkelas bagi masyarakat DIY.
"Kami tidak mengutamakan profit. Sebab bagi kami event ini merupakan program berkesinambungan yang tujuannya untuk meningkatkan kerja sama team, keleluargaan, dan semangat kebersamaan. Oleh sebab itu, semua yang menangani acara ini termasuk LO semua merupakan karyawan kami. Ada yang biasanya jadi frontline atau lain-lain," ujarnya.
Aris juga menyampaikan banyak terima kasih kepada TOP Coffee sebagai sponsor utama konser ekslusif ini dan Authentic City Class Mild yang telah banyak mendukung kegiatan yang diadakan oleh Dafam. Dia berharap gelaran Padi Reborn Exclusive Live Concert yang mereka persembahkan kepada warga DIY ini memuaskan rasa rindu masyarakat kepada band yang sudah vakum untuk beberapa lama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.