TIPS KESEHATAN : Bluberri Efektif Cegah Demensia
Tips kesehatan, bluberri memiliki senyawa yang mampu menguatkan otak dan terhindar dari alzheimer.
Harianjogja.com, AMERIKA-Konsumsi bluberri di usia paruh baya mampu mencegah demensia 10 tahun kemudian.
Dilansir dari Dailymail, Minggu (13/3/2016), keterangan ini disampaikan ilmuwan dalam konferensi di Amerika Serikat (AS).
Pakar menyampaikan sampai saat ini belum ada obat-oabatan yang efektif mengatasi dimensia. Adapun ratusan kali uji coba obat dan miliaran poundsterling untuk mendanai penelitian ini. Karena alasan ini, diperlukan nutrisi pengganti untuk mengurangi risiko demensia. Ilmuwan juga percaya diet sehat memiliki lebih banyak manfaat.
Alzheimer dan bentuk lain demensia berpotensi dialami 850.000 penduduk Inggris dan membutuhkan biaya pengobatan sebanyak £26 juta per tahun.
Dari sekian buah, bluberri menjadi salah satu kandidat makanan super yang juga mampu menekan risiko penyakit jantung dan kanker.
Peneliti Universitas Cincinnati, Amerika Serikat Robert Krikorian mempelajari 47 perempuan dan laki-laki yang berusia 68 tahun plus yang didiagnosa dengan gangguan kognitif ringan. Dari kelompok ini diketahui terdapat tanda-tanda memori yang berkurang walau tak terlalu sering. Namun situasi ini dapat mengarah pada demensia.
Seluruh responden lalu diberi bubuh placebo atau bluberri yang dikeringan tiap hari sekali dalam empat bulan.
Dalam penelitian ini, ilmuewan menggunakan bubuk blubberi khusus yang dibuat untuk penelitian. Per kemasan dapat digunakan untuk membuat secangkir kecil teh berrie.
Responden juga diuji dari sisi ketahanan mental dengan fokus pada memori dan kemampuan berpikir. Kemampuan inilah yang diserang demensia.
Penelitian menunjukkan berri membantu proses peremajaan otak.
"Terdapat peningkatan fungsi kognitif signifikat antara mereka yang mengkonsumsi bubuk blueberri dibandingkan yang hanya mengkonsumsi placebo," terang Krikorian.
Pada proses pemeriksaan lebih lanjut terlihat otak yang mengkonsumsi bubuk blueberri lebih aktof.
Peneliti percaya hal ini disebabkan anthocyanins, zat kimia dalam tumbuhan yang mengakibatkan berri berwarna biru tua atau warna ungu. Ilmuwan juga tengah mencari manfaat lain untuk otak, misal meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi risiko tadang dan meningkatkan kualitas antar sel.
American Chemical Society dalam sebuah seminar menyatakan bahan kimia ini juga dapat meningkatkan pertahan sel.
Riset kedua dilakukan pada kelompok orang yang tak mengalami masalah ingatan tetapi mulai mudah lupa. Berri ternyata ampuh untuk meningkatkan daya ingat, walaupun hasilnya tak terlampau besar.
Dr. Krikorian menerima dana dari pemerintah Amerika Serikat serta petani berry. Menurut dia dari bukti yang diperoleh, bluberri memiliki potensi mencegah demensia.
"Temuan kami memperkuat penelitian sebelumnya, baik pada hewan maupun manusia. Bluberri memiliki manfaat nyata meningkatkan memori dan fungsi kognitif pada orang lanjut usia."
Saat ini, dia ingin melakukan penelitian pada orang yang berusia 50 tahunan dan awal 60-an dengan kondisi badan yang lebih berat, tekanan darah atau kondisi medis lainyang mengakibatkan mereka lebih berisiko alami Alzheimer. Sementara ini, ia menyarankan orang dewasa yang sehat untuk mengkonsumsi blueberri.
Alzheimer diketahui dapat menggerogoti otak selama puluhan tahun dan tak menunjukkan gejala yang khasat mata. Sebelum gejala itu terjadi, kata dia, penting untuk melindungi otak dari usia menengah.
"Saya percaya suplementasi berry dan suplemen blueberri tertentu, dapat mengurangi risiko penurunan kognitif tahapan akhir. Dosis minimum tidak jelas tetapi data menunjukkan konsumsi blueberri beberapa kali seminggu dapat bermanfaat. "
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share