Wonder Woman 3 Batal, Gal Gadot Beberkan Sikap James Gunn

Jumali
Jumali Jum'at, 04 September 2026 14:47 WIB
Wonder Woman 3 Batal, Gal Gadot Beberkan Sikap James Gunn

Gal Gadot/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA— Gal Gadot mengungkap cerita di balik batalnya rencana Wonder Woman 3 yang sempat dikembangkan setelah James Gunn dan Peter Safran mengambil alih DC Studios.

Dalam wawancara di podcast Happy Sad Confused, Gadot mengatakan dirinya sempat mendapat kepastian dari Gunn dan Safran bahwa film ketiga Wonder Woman akan dikembangkan bersamanya.

“Mereka bilang, 'Kami akan menggarapnya bersama Anda [Wonder Woman 3].'”

Pernyataan tersebut menjadi menarik karena Wonder Woman 3 pada akhirnya tidak dilanjutkan dengan Gadot sebagai pemeran utamanya. Proyek yang sebelumnya dikembangkan bersama sutradara Patty Jenkins tersebut ikut terdampak perubahan besar dalam arah DC Studios setelah pergantian kepemimpinan.

Pernah Dijanjikan Kembali sebagai Wonder Woman

Gadot mengatakan Gunn dan Safran justru pernah menyampaikan kepadanya bahwa karakter Wonder Woman yang diperankannya masih menjadi bagian dari rencana mereka.

Dalam wawancara tersebut, Gadot juga menyinggung bagaimana pergantian rezim di DC Studios memengaruhi sejumlah pemeran dan kreator lama. Ia menilai kepergian Henry Cavill dari peran Superman dan Patty Jenkins dari proyek Wonder Woman 3 tidak ditangani dengan baik.

Gadot menyebut situasi tersebut sebagai sesuatu yang “tidak ditangani dengan elegan”. Meski demikian, ia menegaskan tidak memiliki persoalan pribadi dengan Gunn maupun Safran.

“Saya melihat bagaimana orang lain diperlakukan,” kata Gadot dalam wawancara tersebut.

Komentar itu memberikan gambaran bahwa batalnya Wonder Woman 3 bukan sekadar persoalan keputusan casting. Proses peralihan dari semesta film DC sebelumnya menuju DC Universe baru turut mengubah berbagai rencana yang sudah disiapkan.

Wonder Woman 3 Tak Berlanjut

Sebelum perubahan kepemimpinan DC Studios, Wonder Woman 3 memang sempat dikembangkan oleh Gadot dan Jenkins. Namun, Warner Bros. kemudian tidak melanjutkan versi proyek yang ditangani Jenkins. Pada Desember 2022, The Hollywood Reporter melaporkan bahwa film tersebut tidak bergerak maju dalam bentuk yang saat itu sedang dikembangkan.

Setelah Gunn dan Safran memimpin DC Studios, masa depan karakter Wonder Woman kembali menjadi tanda tanya. Laporan berikutnya juga menyebut tidak ada proyek film Wonder Woman yang secara definitif sedang dikembangkan bersama Gadot.

Dengan demikian, pernyataan terbaru Gadot memberikan konteks berbeda. Menurut versinya, ia sempat diberi tahu bahwa Wonder Woman 3 akan dikembangkan bersamanya, sebelum rencana tersebut akhirnya berubah.

Gadot Belum Tentu Ingin Kembali

Menariknya, Gadot juga mengungkapkan bahwa dirinya belum tentu bersedia kembali memerankan Wonder Woman meskipun mendapat tawaran.

Ia kini memiliki empat anak dan mempertimbangkan tanggung jawab keluarganya ketika menerima proyek dengan masa produksi panjang. Kondisi tersebut membuatnya tidak yakin dapat kembali menjalani proses syuting film superhero dalam waktu yang lama.

“Saya tidak yakin akan melakukan Wonder Woman lain pada titik kehidupan saya sekarang,” ujar Gadot dalam wawancara tersebut.

Karena itu, keputusan mengenai masa depan Gadot sebagai Wonder Woman tidak semata-mata dapat dikaitkan dengan keputusan DC Studios. Faktor perubahan arah waralaba dan pertimbangan pribadi sang aktris juga menjadi bagian dari persoalan tersebut.

Perjalanan Gal Gadot sebagai Wonder Woman

Gal Gadot pertama kali muncul sebagai Diana Prince alias Wonder Woman dalam Batman v Superman: Dawn of Justice pada 2016.

Setahun kemudian, ia mendapatkan film solo pertamanya melalui Wonder Woman yang disutradarai Patty Jenkins. Film tersebut mendapat sambutan positif dan menjadikan Gadot semakin identik dengan karakter pahlawan super perempuan DC tersebut.

Gadot kemudian kembali sebagai Wonder Woman dalam Justice League pada 2017. Ia juga memimpin film lanjutan Wonder Woman 1984 yang kembali disutradarai Jenkins pada 2020.

Kedua film solo tersebut menjadi bagian penting dari era DC Extended Universe sebelum Gunn dan Safran melakukan perombakan besar terhadap arah waralaba.

Kini, masa depan karakter Wonder Woman berada di fase baru. Belum ada kepastian bahwa Gadot akan kembali sebagai Diana Prince, sementara DC Studios juga belum memberikan tanggal rilis untuk film solo Wonder Woman baru.

Yang sudah jelas, Wonder Woman 3 versi yang sebelumnya dibayangkan bersama Gadot dan Jenkins tidak lagi berjalan seperti rencana awal. Pernyataan terbaru Gadot sekaligus membuka kembali cerita mengenai bagaimana proyek tersebut akhirnya berakhir.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online