Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Bertepatan dengan Hari Jadi Kota Jogja ke-270, Maswil merilis single terbaru berjudul “Kamu itu Jogja (Istimewa)” pada Rabu (7/10/2026). Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Peringatan Hari Jadi Kota Jogja ke-270 menjadi momentum bagi musisi solois sekaligus mahasiswa program doktoral Universitas Gadjah Mada (UGM), Maswil, untuk menghadirkan karya musik yang merekam kecintaan terhadap Kota Jogja.
Pada Rabu (7/10/2026), bertepatan dengan Hari Jadi Kota Jogja ke-270, Maswil merilis single terbaru berjudul “Kamu itu Jogja (Istimewa)”. Lagu tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus refleksi Maswil terhadap kota yang menurutnya memiliki kehangatan, kebudayaan, keramahan, serta berbagai kenangan bagi masyarakat maupun pendatang.
Melalui lirik bernuansa puitis, Maswil menggambarkan sejumlah hal yang lekat dengan kehidupan Jogja. Mulai dari petunjuk arah yang khas, suasana masyarakat yang bersahabat, angkringan, lesehan kaki lima hingga suasana senja.
Menariknya, terdapat permainan kata dalam bagian reff lagu tersebut. Sejumlah baris lirik membentuk akrostik J-O-G-J-A IS-TI-ME-WA, yang menjadi bagian dari pesan utama lagu.
“Lagu ini diciptakan sebagai wujud cinta, impian, perjuangan menggapai cita-cita serta rasa hormat pada Kota Yogyakarta, kebudayaan, keramahan, masyarakat, dan tentunya kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X yang merupakan salah satu tokoh bangsa yang teguh merawat ke-Bhinneka-an. Kota ini Istimewa dan saya ingin mengabadikannya lewat lagu ini,” ungkap Maswil, Rabu (7/10/2026)
Rilis Lagu Sekaligus Berbagi di Panti
Peluncuran single tersebut tidak hanya dilakukan melalui platform musik digital. Maswil memilih Yayasan Sayap Ibu Panti 3, Jogja, sebagai lokasi peluncuran secara simbolis.
Pada momentum tersebut, Maswil mengajak sejumlah sahabat untuk berdonasi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak dan pengurus panti. Mereka bernyanyi bersama sebagai bagian dari perayaan peluncuran lagu.
Bagi Maswil, pilihan lokasi tersebut sekaligus menjadi cara untuk memaknai kata “istimewa” yang menjadi bagian dari judul lagunya.
“Saya ingin mengajak pendengar lagu ini untuk merefleksikan dan mengungkapkan makna Istimewa untuk masing-masing dari kita. Istimewa bisa merujuk pada seseorang, sebuah tempat, sebuah momen, sebuah kenangan, sebuah percakapan yang mengubah perspektif kita, sebuah buku, sebuah teori, atau apapun,” katanya.
Ia mengatakan makna istimewa pada hari peluncuran tersebut diwujudkan dengan mengajak anak-anak dan teman-teman di Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta bernyanyi bersama. “Saya ingin menyatakan bahwa mereka Istimewa. Mereka dicintai dan mereka berharga,” tambahnya.
Digarap dengan Nuansa Akustik
“Kamu itu Jogja (Istimewa)” dikemas dengan nuansa akustik yang hangat. Lagu tersebut dikomposisi oleh Sergius dengan dukungan sejumlah personel dalam proses produksinya.
Fazrin M mengisi gitar sekaligus terlibat dalam proses mixing dan mastering bersama Rico. Seno J dan Rico bertugas sebagai recording technician, sedangkan Risal, Raihan, dan Fadli terlibat sebagai talent.
Karya tersebut juga dilengkapi video musik yang disutradarai Yose AB untuk memperkuat narasi emosional yang dibangun melalui lagu.
Maswil berharap lagu tersebut tidak hanya menjadi karya tentang Jogja, tetapi juga membuka ruang bagi pendengarnya untuk menemukan arti “istimewa” berdasarkan pengalaman masing-masing.
Single “Kamu itu Jogja (Istimewa)” kini dapat didengarkan melalui sejumlah platform musik digital, antara lain YouTube, Spotify, dan Apple Music. Karya tersebut juga diperkenalkan melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Berikut Lirik Lagu "Kamu itu Jogja (Istimewa)"
Lirik:
Lurus saja lalu kanan
Arah timur dan Selatan
Memang cukup membingungkan
Namun tetap mengesankan
Bukan hanya tentang hujan
Atau sekadar kenangan
Tapi kata dan senyuman
Juga impian dan angan
Reff:
Jumantara pun terpana
Orkestrasi sang Pencipta
Gariskan tawa dan makna
Jujur hatiku tak kuasa
Ada yang ingin kusampaikan
ISyaratkan yang kau rasa
TIdak perlu kau reka-reka
MEncintai dalam masa
WAktu terhenti seketika
Tuk kamu yang Istimewa
Alun rindu kota Jogja
Asa ini kan kubawa
Hati nyaman bersahaja
Reff:
Jumantara pun terpana
Orkestrasi sang Pencipta
Gariskan tawa dan makna
Jujur hatiku tak kuasa
Ada yang ingin kukatakan
ISyaratkan yang kau rasa
TIdak perlu kau reka-reka
MEncintai dalam masa
WAktu terhenti seketika
Outro:
Jalan yang penuh angkringan
Ojek online kaki lima
Gelar tikar lepas penat
Jelang senja kita jumpa
Ada yang ingin kuutarakan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Jadwal bola malam ini 7 Oktober 2026 menghadirkan Buriram United vs Borneo FC dan sejumlah laga ASEAN Club Championship serta Turkish Cup.
Paramount Skydance resmi menguasai Warner Bros. Discovery senilai USD110 miliar. Harry Potter hingga HBO Max kini satu grup.
Harry Kane sudah mencetak 91 gol untuk Inggris dan mulai membidik rekor 146 gol Cristiano Ronaldo setelah menyamai Peter Shilton.
Pahami kelebihan dan kekurangan deposito sebelum menyimpan uang. Ketahui bunga, risiko, likuiditas, hingga jaminan LPS.
Putusan MK yang tidak menerima gugatan syarat pendidikan Gibran menjadi sorotan Reuters, ABC News, CNA, dan The Straits Times.