BMKG Tetapkan Tarakan Status Waspada Tsunami Usai Gempa M7,7 Filipina
Kota Tarakan masuk status waspada tsunami setelah gempa magnitudo 7,7 di Mindanao, Filipina. BMKG meminta warga menjauhi pantai dan tepian sungai.
Keanu Angelo/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Polda Metro Jaya memeriksa selebgram Keanu Angelo atau Muhammad Miftahuda selama enam jam sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan perjalanan umrah PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan yang berfokus pada kerja sama promosi antara Keanu dan agen perjalanan tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan pemeriksaan berlangsung pada Senin (8/6/2026) di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta.
“Benar, pada Senin, 8 Juni 2026, penyidik telah memeriksa Keanu Angelo alias Muhammad Miftahuda sebagai saksi terkait perkara umrah PT Khazanah Tamma International/Hanania Group. Pemeriksaan berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan pendampingan kuasa hukum,” ujarnya.
Fokus Pemeriksaan Endorse dan Kerja Sama
Menurut Budi, puluhan pertanyaan yang diajukan penyidik berfokus pada dugaan keterlibatan Keanu dalam aktivitas promosi biro perjalanan umrah tersebut.
“Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan yang pada pokoknya mendalami kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel tersebut,” katanya.
Selain Keanu, sejumlah influencer lain juga dijadwalkan diperiksa dalam kasus yang sama.
Influencer Lain Belum Hadir
Polda Metro Jaya menyebut beberapa nama lain yang dipanggil dalam jadwal pemeriksaan, di antaranya Sara Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ), Dara Arafah (DA), dan Karin Novilda (KN).
Namun, tiga influencer yakni SG, AJ, dan DA belum hadir dan akan dijadwalkan ulang pada 12 Juni 2026. Sementara Karin Novilda tidak hadir tanpa keterangan.
Klarifikasi Keanu Angelo
Setelah diperiksa, Keanu Angelo menegaskan bahwa kerja samanya dengan pihak Hanania Group tidak melibatkan pembayaran uang tunai.
Ia menyebut kerja sama tersebut berbentuk barter promosi.
“Saya jelaskan di dalam bahwa dalam kerja sama dengan Hanania itu saya enggak menerima uang endorse-an sama sekali. Aku tuh kerja samanya barter,” ujarnya.
Polisi Telusuri Aliran Dana
Di sisi lain, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memastikan akan mengusut tuntas aliran dana dalam kasus dugaan penipuan jamaah umrah tersebut.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menyebut sebagian dana jamaah diduga digunakan untuk kepentingan di luar perjalanan umrah, termasuk pembayaran kepada influencer sebagai bagian dari strategi pemasaran.
“Uang yang digunakan sebagian untuk kepentingan di luar perjalanan umrah, sebagian juga digunakan untuk membayar influencer sebagai kepentingan marketing,” ujarnya.
Penyidik kini juga melakukan penelusuran aset tersangka utama guna memulihkan kerugian para korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kota Tarakan masuk status waspada tsunami setelah gempa magnitudo 7,7 di Mindanao, Filipina. BMKG meminta warga menjauhi pantai dan tepian sungai.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pakar IT mengungkap 14 kebiasaan digital sehari-hari yang dapat membuat perangkat cepat rusak dan rentan diretas, mulai dari password lemah hingga WiFi publik.
Selebgram Keanu Angelo diperiksa 6 jam oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group dengan 28 pertanyaan seputar endorse.
Kota tuan rumah Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko memperketat pengawasan kesehatan untuk antisipasi cuaca panas, penyakit menular, dan lonjakan.
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 2-3 dari Vietnam di AVC Women's Volleyball Cup 2026. Tambahan satu poin membuat Indonesia mengoleksi empat poin dan bertahan.