Update Harga Pangan: Cabai Rawit Nyaris Rp60 Ribu, Telur Rp28.950/Kg
Harga cabai rawit merah mencapai Rp59.850 per kg menurut PIHPS. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru, mulai beras, telur hingga daging.
Poster serial “The Lord of the Rings: The Rings of Power”. (Akun Instagram @theringsofpower)
Harianjogja.com, JAKARTA—Serial fantasi epik The Lord of the Rings: The Rings of Power dikabarkan bakal berlanjut ke musim keempat, bahkan sebelum musim ketiganya resmi tayang. Kabar ini mempertegas ambisi besar Prime Video dalam mengembangkan semesta Middle-earth di layar kaca.
Berdasarkan laporan terbaru industri hiburan, tim produksi disebut telah mulai menyusun rencana awal untuk season 4. Tahap praproduksi dijadwalkan dimulai pada musim gugur 2026, sementara proses syuting diperkirakan berlangsung pada awal 2027.
Season 3 Segera Tayang, Cerita Makin Intens
Sementara itu, musim ketiga Rings of Power dijadwalkan tayang pada November 2026. Cerita akan melompat beberapa tahun dari musim sebelumnya dan masuk ke fase penting dalam sejarah Middle-earth.
Fokus utama akan berada pada puncak konflik antara bangsa Elf dan Sauron. Dalam alur ini, Sauron digambarkan semakin dekat dengan ambisinya untuk menempa Cincin Utama—sebuah senjata yang akan menentukan nasib seluruh dunia.
Alur cerita yang semakin gelap dan penuh konflik ini diprediksi menjadi daya tarik utama bagi penggemar.
Belum Resmi, Tapi Amazon Sangat Optimistis
Meski season 4 belum mendapatkan lampu hijau resmi, sinyal positif terus bermunculan. Amazon disebut tetap berkomitmen menjalankan proyek ini sesuai rencana awal, yakni memproduksi hingga lima musim.
Sejak pertama dirilis, serial ini mencatat performa luar biasa. Rings of Power telah ditonton lebih dari 185 juta penonton di seluruh dunia dan menjadi salah satu konten paling sukses di platform Prime Video.
Musim pertamanya bahkan mencetak rekor sebagai peluncuran terbesar dalam sejarah Prime Video, sementara musim kedua sempat menduduki puncak Nielsen Streaming Top 10.
Tayang 2028? Ini Prediksi Jadwalnya
Melihat pola produksi dan jeda antar musim sebelumnya, season 4 diperkirakan baru akan tayang sekitar 2028. Hal ini sejalan dengan skala produksi besar yang membutuhkan waktu panjang, terutama untuk efek visual dan pembangunan dunia fantasi yang kompleks.
Proyek Film LOTR Juga Ikut Dikembangkan
Di saat yang sama, waralaba The Lord of the Rings juga semakin berkembang di layar lebar. Warner Bros. tengah menggarap film baru berjudul The Hunt for Gollum yang dijadwalkan rilis pada Desember 2027.
Film tersebut akan menghadirkan kembali karakter ikonik seperti Gandalf dan Frodo, serta mengeksplorasi cerita yang belum banyak diangkat sebelumnya.
Tak hanya itu, proyek lain dengan judul sementara Shadow of the Past juga tengah disiapkan, dengan latar waktu setelah peristiwa The Return of the King.
Masa Depan Middle-earth Masih Panjang
Dengan rencana serial hingga lima musim dan ekspansi ke film layar lebar, masa depan dunia Middle-earth tampak semakin cerah.
Jika seluruh rencana berjalan sesuai target, penggemar akan terus disuguhi cerita-cerita baru dari semesta karya J.R.R. Tolkien dalam beberapa tahun ke depan.
Season 4 Rings of Power pun berpotensi menjadi salah satu fase paling krusial, ketika konflik besar mencapai titik puncaknya dan nasib Middle-earth dipertaruhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp59.850 per kg menurut PIHPS. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru, mulai beras, telur hingga daging.
Warga Palihan menagih kepastian pembelian 88 bidang sawah untuk pengganti tanah kas kalurahan yang terdampak pembangunan Bandara YIA.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kembali menggelar tradisi jamasan atau pencucian pusaka Tombak Kiai Kanjeng Wijaya Mukti di Balai Kota Jogja, Kamis (17/7)
BNPB mengimbau masyarakat waspada setelah BMKG mencatat hari tanpa hujan tingkat menengah hingga ekstrem di sejumlah provinsi pada Juli 2026.
BPS Kota Jogja menyatakan Sensus Ekonomi berjalan lancar tanpa penolakan. Pendataan mencakup usaha, pendapatan, aset, hingga ekonomi digital.
Kemenkes mencatat 59,6 juta peserta CKG hingga 5 Juli 2026. Program kini fokus pada pengobatan hipertensi dan diabetes melitus.