Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Memanjatkan doa - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Momen berbuka puasa selalu menghadirkan kebahagiaan tersendiri setelah seharian menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Pada saat inilah, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa dan ungkapan syukur kepada Allah SWT.
Dikutip dari mui.org.id, puasa juga menjadi waktu istimewa karena doa orang yang berpuasa, khususnya saat berbuka, memiliki peluang besar untuk dikabulkan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa doa orang yang berpuasa ketika berbuka termasuk doa yang tidak tertolak.
Doa Berbuka Tidak Terbatas
Dalam Islam, bacaan doa saat berbuka puasa tidak dibatasi pada satu lafaz tertentu. Selama doa tersebut berisi permohonan kebaikan, maka diperbolehkan. Hal ini ditegaskan oleh para ulama, salah satunya Imam al-Nawawi, yang dalam kitabnya Al-Adzkar merangkum beberapa doa berbuka puasa yang bersumber dari hadis Nabi.
Arab:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Latin:
Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.
Artinya:
“Telah hilang rasa haus, telah basah kerongkongan, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”
Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Latin:
Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Di masyarakat, doa ini sering ditambahkan dengan lafaz lain. Penambahan tersebut dibolehkan karena doa bersifat fleksibel selama mengandung makna kebaikan.
Arab:
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَعَانَنِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah menolongku sehingga aku bisa berpuasa dan memberiku rezeki hingga aku dapat berbuka.”
Arab:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا
Artinya:
“Ya Allah, karena-Mu kami berpuasa dan dengan rezeki-Mu kami berbuka. Maka terimalah amal kami.”
Arab:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuniku.”
Pilih yang Paling Mudah Diamalkan
Kelima doa di atas dapat dibaca saat berbuka puasa. Tidak perlu bingung memilih doa yang paling sahih. Umat Muslim dianjurkan membaca doa yang paling mudah dihafal dan paling nyaman diamalkan secara konsisten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.