Prabowo Temui Megawati, Ini Isi Pembicaraan di Teuku Umar
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
Alpukat - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Konsumsi alpukat dinilai mampu membantu menjaga kesehatan jantung karena kandungan lemak tak jenuh tunggal yang berperan menurunkan kolesterol LDL dan mendukung kadar kolesterol HDL. Manfaat alpukat untuk kesehatan jantung ini menjadi perhatian di tengah meningkatnya kasus penyakit kardiovaskular.
Pakar kesehatan jantung David Sabgir, M.D., menjelaskan bahwa alpukat termasuk sedikit buah yang mengandung lemak baik dalam jumlah signifikan, sehingga berdampak langsung pada profil kolesterol jika dikonsumsi rutin.
“Alpukat salah satu dari sedikit buah yang mengandung lemak baik, terutama lemak tak jenuh tunggal. Lemak baik ini membantu menurunkan kolesterol ‘jahat’ LDL dan mendukung kolesterol ‘baik’ HDL, yang penting untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke,” kata Sabgir dilansir dari laporan Eating Well, Kamis (12/2/2026).
Menurut Sabgir, konsumsi satu alpukat per minggu saja sudah dapat memberikan manfaat terhadap kadar kolesterol. Selain itu, buah ini juga dapat menjadi pilihan untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
Alpukat diketahui bebas natrium, gula, dan kolesterol, serta mengandung hampir 20 jenis nutrisi, termasuk vitamin, mineral, serat pangan, dan fitonutrien. Salah satu kandungan pentingnya adalah kalium, mineral yang berperan dalam mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan pembuluh darah.
“Satu porsi alpukat (1/3 alpukat ukuran sedang) menyediakan 6 persen kebutuhan harian kalium. Pola makan yang kaya kalium membantu mengimbangi sebagian efek buruk natrium terhadap tekanan darah,” ujar dia.
Makanan lain yang kaya kalium antara lain pisang, salmon, yogurt, dan kacang putih.
Meski manfaat alpukat terhadap kolesterol dan tekanan darah cukup jelas, buah ini tidak serta-merta meningkatkan skor kesehatan jantung secara keseluruhan. Sabgir merujuk pada studi tahun 2025 yang didanai Avocado Nutrition Center mengenai konsumsi alpukat setiap hari.
“Konsumsi alpukat meningkatkan kualitas pola makan dan kesehatan tidur serta menurunkan kadar LDL dan kolesterol total dibandingkan orang dewasa yang tidak mengonsumsi alpukat,” kata Sabgir mengenai temuan studi tersebut.
“Namun, alpukat tidak memengaruhi skor kesehatan jantung secara keseluruhan sebagaimana didefinisikan oleh American Heart Association,” tambahnya.
Skor kesehatan jantung dalam studi tersebut diukur melalui indikator utama seperti berat badan, kadar gula darah, dan aktivitas fisik. Kendati demikian, konsumsi alpukat tetap menunjukkan perbaikan pada sejumlah fungsi sistem kardiovaskular, termasuk penurunan kolesterol LDL dan perbaikan kadar gula darah.
Selain manfaat kesehatan, alpukat juga fleksibel dalam pengolahan. Buah ini dapat diolah menjadi hidangan gurih maupun manis, mulai dari campuran salad hingga smoothie.
“Salah satu cara untuk lebih rutin mengonsumsi alpukat adalah menggunakannya sebagai pengganti mentega dan minyak dalam kue, atau bahkan sebagai pengganti produk susu dalam beberapa resep, irisan alpukat ke roti gandum utuh atau salad, atau dijadikan smoothie,” saran sang ahli jantung itu, menekankan bahwa variasi pengolahan dapat membantu menjaga konsistensi konsumsi alpukat dalam pola makan harian yang mendukung kesehatan jantung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.