Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Ilustrasi orang kaya.ist/freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Awal 2026 menjadi momentum penting bagi para taipan Asia Tenggara. Nilai kekayaan lima orang terkaya di kawasan ini kembali meningkat dan kini mencapai US$135 miliar, atau sekitar Rp2,2 kuadriliun. Indonesia mendominasi daftar tersebut dengan menempatkan empat nama di posisi teratas.
1. Prajogo Pangestu – US$38 miliar
Pengusaha senior Prajogo Pangestu (81) mempertahankan status sebagai orang terkaya Asia Tenggara. Nilai kekayaannya tahun ini diperkirakan mencapai US$38 miliar, hampir dua kali lipat dibanding Maret 2025.
Kenaikan kekayaan Prajogo tak lepas dari melesatnya kinerja berbagai emiten yang berada di bawah Barito Pacific Group. Sepanjang tahun lalu, saham-saham grupnya tercatat melonjak signifikan berkat prospek ekspansi di sektor petrokimia dan energi. Perusahaan yang ia bangun sejak 1979 itu kini terintegrasi dari petrokimia, panas bumi, energi terbarukan, hingga pertambangan.
2. Pham Nhat Vuong – US$30,5 miliar
Di posisi kedua terdapat pendiri dan ketua Vingroup, Pham Nhat Vuong, dengan kekayaan US$30,5 miliar. Tahun lalu menjadi salah satu periode terbaiknya setelah saham Vingroup menguat seiring optimisme pasar terhadap proyek-proyek infrastruktur yang sedang dikejar pemerintah Vietnam.
Unit otomotif grupnya, VinFast, juga mencatat perkembangan pesat. Penjualan mobil mencapai 170.000 unit, disertai penyelesaian pembangunan pabrik baru di India. Vuong yang memulai bisnis dari usaha makanan di Ukraina kini dikenal sebagai tokoh sentral transformasi industri di Vietnam.
3. Low Tuck Kwong – US$24,5 miliar
Peringkat ketiga ditempati bos Bayan Resources, Low Tuck Kwong (77), dengan kekayaan sekitar US$24,5 miliar. Meski mengalami penurunan dibanding tahun lalu, ia tetap menjadi salah satu tokoh penting dalam sektor pertambangan Indonesia.
Penurunan harga batubara global dan sentimen pasar yang melemah membuat saham Bayan Resources terkoreksi. Namun perusahaan tetap mempertahankan posisinya sebagai eksportir batubara yang cukup besar, dengan produksi mencapai lebih dari 56 juta ton pada 2024.
4 & 5. Robert Budi Hartono – US$21,7 miliar
Michael Hartono – US$20,8 miliar
Dua bersaudara pemilik berbagai bisnis besar di Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Hartono, berada di posisi keempat dan kelima. Kekayaan mereka masing-masing diperkirakan mencapai US$21,7 miliar dan US$20,8 miliar.
Mereka membangun kembali perusahaan rokok Djarum setelah mengalami krisis pada masa awal kepemimpinan, lalu memperluas bisnis ke berbagai sektor. Akuisisi dan pengembangan Bank Central Asia (BCA) menjadi kunci utama pertumbuhan kekayaan keluarga Hartono hingga saat ini, disamping portofolio real estat, teknologi, dan industri elektronik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan