Agar Cuan, Hitung Modal Ternak Kurban Sebelum Iduladha 2026
Bisnis ternak sapi dan kambing jelang Iduladha 2026 masih menjanjikan, tetapi peternak harus menghitung modal dan risiko secara matang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Merger raksasa Warner Bros Discovery (WBD) dan Netflix senilai Rp1.200 triliun memicu kekhawatiran luas di industri hiburan, mulai dari potensi monopoli hingga ancaman pemangkasan lapangan kerja.
Kritik paling keras datang dari serikat pekerja dan asosiasi pemilik bioskop. Mereka menilai merger ini berisiko memunculkan gelombang pemangkasan lapangan kerja, memusatkan kekuasaan pasar, serta mengurangi jumlah rilis film di bioskop secara signifikan.
Writers Guild of America (WGA) East and West, yang mewakili para penulis di berbagai media, secara tegas mendesak pembatalan penggabungan ini. Menurut mereka, aksi ini bertentangan dengan semangat undang-undang antimonopoli.
"Perusahaan streaming terbesar di dunia menelan salah satu pesaing terbesarnya merupakan hal yang dicegah dalam undang-undang antimonopoli," tegas pernyataan resmi WGA, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/12/2025).
Kelompok tersebut juga menyoroti kondisi pekerja hiburan yang semakin sulit, di tengah maraknya PHK dan tekanan pengurangan gaji. Mereka menambahkan bahwa konsumen pada akhirnya akan merasakan dampaknya melalui harga layanan yang lebih tinggi.
Hollywood Teamster, yang mewakili berbagai pekerja di belakang layar seperti sopir, mekanik, dan profesional casting, juga bergabung dalam penentangan. Mereka mendesak otoritas penegak hukum antimonopli untuk menolak akuisisi ini.
Kekhawatiran serupa diungkapkan oleh perwakilan pemilik bioskop. Michael O'Leary, Presiden Cinema United, menyebut langkah ini sebagai ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi dunia pameran film. Ia mempertanyakan komitmen Netflix terhadap distribusi film ke bioskop.
"Perilisan teater yang sporadis dan terpotong-potong untuk memenuhi kriteria penghargaan pada beberapa teater bukan komitmen pada pameran," tegas O'Leary, menyindir pola perilisan film Netflix selama ini yang lebih mengutamakan platform streaming.
Sementara itu, respons dari serikat pekerja lain terlihat lebih berhati-hati. Director Guild of America (DGA), yang mewakili para sutradara, mengaku khawatir namun memilih untuk menyampaikan harapan mereka secara langsung kepada manajemen Netflix.
Demikian pula dengan SAG-AFTRA, serikat yang mewakili para aktor. Mereka menyatakan bahwa kesepakatan ini menimbulkan banyak pertanyaan mendasar. Perwakilan SAG-AFTRA mengatakan akan melakukan analisis mendalam terlebih dahulu sebelum memberikan pernyataan resmi mengenai dampak merger ini terhadap para anggotanya.
Dengan berbagai penentangan dan kekhawatiran yang mengemuka, merger dua raksasa hiburan ini diprediksi akan menghadapi proses pengawasan regulasi yang ketat sebelum benar-benar direalisasikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bisnis ternak sapi dan kambing jelang Iduladha 2026 masih menjanjikan, tetapi peternak harus menghitung modal dan risiko secara matang.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.
Kali ini, Astra Motor Yogyakarta hadir dalam kompetisi basket, "Basket in the Mall", yang diselenggarakan di atrium Jogja City Mall (JCM) (14-17/5).
WhatsApp iPhone kini mendukung dua akun dalam satu aplikasi lewat update versi 26.17.76 serta menghadirkan fitur Meta AI dan passkey.