SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Masalah kesehatan jiwa, terutama depresi, masih lebih banyak dialami perempuan dibandingkan laki-laki.
Hal itu diungkap oleh Ketua Tim Kerja Deteksi Dini dan Pencegahan Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA Direktorat Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan, Yunita Arihandayani.
“Dalam satu bulan terakhir, perempuan itu 2,6 persen untuk rata-rata nasional, laki-laki 1,5 persen,” ujarnya dalam seminar daring bertema Merawat Kesehatan Mental Ibu sebagai Pilar Ketahanan Keluarga di Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Mengacu pada Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Yunita menjelaskan prevalensi depresi pada perempuan berusia di atas 15 tahun mencapai 1,8 persen, sedikit lebih tinggi dibanding laki-laki 1,6 persen. Survei tersebut juga menunjukkan bahwa perempuan lebih banyak memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, yakni 0,33 persen, sedangkan laki-laki 0,17 persen.
Meski begitu, perempuan tercatat lebih aktif mencari pengobatan saat mengalami gejala depresi. “Perempuan yang mencari pengobatan 12,9 persen, sementara laki-laki 12,5 persen,” katanya.
Yunita menegaskan bahwa kondisi kesehatan jiwa sangat berkaitan dengan risiko mengalami kekerasan. “Seseorang yang kondisi fisik dan sehat mentalnya kurang baik itu berisiko untuk mengalami kekerasan,” jelasnya.
Data 2019–2024 menunjukkan tren kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat. Pada 2022 tercatat 11.538 kasus, naik menjadi 11.712 kasus pada 2023, dan kembali meningkat menjadi 12.161 kasus pada 2024.
Pemerintah, lanjut Yunita, terus memperkuat upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dalam penanganan masalah kesehatan jiwa. Upaya promotif dilakukan untuk menjaga agar masyarakat tetap sehat secara mental, sementara upaya preventif ditempuh melalui deteksi dini untuk mencegah kelompok berisiko jatuh dalam gangguan jiwa.
“Upaya kuratif dan rehabilitatif dilakukan bagi mereka yang sudah mengalami gangguan,” imbuhnya.
Saat ini, skrining kesehatan jiwa sudah dapat dilakukan di Puskesmas. Di Jakarta, hampir seluruh Puskesmas telah menyediakan layanan psikolog klinis untuk memudahkan masyarakat mendapatkan penanganan sejak dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
KPK menyita uang rupiah, dolar AS, dolar Singapura dan perhiasan saat menggeledah Kanwil BPN Jatim dalam kasus mafia tanah dugaan korupsi ATR/BPN.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Blue fire muncul di Kawah Gunung Papandayan. Badan Geologi turun ke lapangan dan mengimbau warga tak beraktivitas dalam radius 500 meter.