Pemerintah Siapkan KPR 40 Tahun, Cicilan Rumah Lebih Ringan
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Pepaya - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menjaga kadar gula darah tetap stabil menjadi kunci penting bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Pola makan yang tepat tidak hanya mencegah komplikasi serius, tetapi juga membantu metabolisme tubuh tetap optimal.
Ahli gizi merekomendasikan konsumsi buah-buahan rendah gula sebagai cara alami untuk menjaga kadar glukosa. Buah-buahan ini tidak hanya aman, tetapi juga kaya nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Beberapa buah yang termasuk kategori rendah gula antara lain stroberi, raspberry, dan blackberry, yang hanya mengandung sekitar 4–7 gram gula per cangkir. Ketiganya tinggi serat dan antioksidan, baik untuk pencernaan dan kesehatan kulit. Alpukat juga menjadi pilihan ideal karena hampir bebas gula, namun kaya lemak sehat, serat, serta vitamin yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.
Buah lain yang aman untuk penderita diabetes adalah kiwi, dengan kandungan sekitar 7 gram gula per buah. Buah ini kaya vitamin C dan serat yang membantu menstabilkan gula darah. Jeruk dan grapefruit pun dapat dikonsumsi dengan aman karena memiliki indeks glikemik rendah serta kaya antioksidan. Begitu pula melon dan semangka, yang tinggi kandungan air dan serat sehingga mendukung hidrasi tubuh.
Mengandung Vitamin C
Pilihan menarik lainnya adalah pepaya, aprikot, dan plum. Buah-buahan ini mengandung vitamin C, folat, dan beta-karoten yang menjaga kesehatan sekaligus memberi rasa manis alami tanpa menaikkan gula darah secara drastis. Cranberry segar dan jambu biji juga termasuk buah rendah gula dengan manfaat besar bagi pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Sedangkan lemon dan jeruk nipis, dengan hanya 1–2 gram gula per buah, kerap digunakan sebagai penyedap alami dan tambahan antioksidan.
Untuk mendapatkan manfaat optimal, para ahli menyarankan agar buah dikonsumsi utuh, bukan dalam bentuk jus, karena serat alami akan membantu memperlambat penyerapan gula. Buah juga sebaiknya dikombinasikan dengan sumber protein atau lemak sehat seperti yoghurt, kacang-kacangan, biji chia, atau alpukat agar gula darah lebih stabil. Porsinya cukup setengah hingga satu cangkir per kali makan bagi penderita diabetes.
Menstabilkan Kadar Glukosa
Mengonsumsi buah rendah gula secara rutin membantu menstabilkan kadar glukosa, meningkatkan asupan serat dan antioksidan, sekaligus menjaga berat badan tetap ideal. Dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur, langkah sederhana ini dapat membantu tubuh tetap sehat tanpa mengorbankan kenikmatan rasa manis dari buah-buahan alami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Timnas Futsal Indonesia tampil di Copa Del Mundo 2026 Brasil dan akan menghadapi Brasil, Jepang, Prancis, hingga Kazakhstan.
Ramadhan Sananta resmi dilepas DPMM FC. Rumor kepindahan striker Timnas Indonesia ke Persebaya Surabaya mulai menguat.
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Bansos PKH tahap 2 tahun 2026 mulai cair. Cek status penerima PKH lewat situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.