Langkah Fajar/Fikri Terhenti, Leo/Daniel ke Final Asian Games 2026
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Foto ilustrasi anak sakit flu. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Dokter spesialis anak lulusan Universitas Indonesia, Mesty Ariotedjo, mengingatkan agar orang tua tidak menyepelekan influenza. Bila anak tampak lemas, sulit bernapas, atau demam tinggi tak turun, segera bawa ke fasilitas kesehatan.
"Pertama, ketika kebutuhan makan, tidur tidak tercukupi, dan minumnya juga jauh dari kebutuhan harian. Itu sudah perlu dibawa ke dokter," kata Mesty dalam webinar yang diikuti di Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Anak yang terserang influenza, saat penanganan di rumah, perlu mendapatkan istirahat dan asupan gizi yang cukup, selain obat penurun demam.
Apabila hal mendasar seperti istirahat dan asupan gizi yang cukup tidak terpenuhi, hal itu dapat menjadi tanda bahaya karena bisa memperburuk kondisi kesehatan. Oleh karena itu, anak membutuhkan intervensi berupa perawatan dokter agar kondisi dapat diperbaiki.
Tanda bahaya kedua dari anak yang mengalami influenza perlu mendapatkan pertolongan tenaga medis adalah ketika kesulitan bernapas, yang bisa dilihat apakah hidung kembang-kempis ketika menarik dan membuang napas.
"Dari hidungnya biasanya akan terlihat kembang kempis, baru dicek ke leher dan dada. Kalau kita lihat ada tarikan ke dalam yang cekung di bagian leher itu biasanya sudah ada kesulitan napas. Jangan tunggu sampai ada terlihat tarikan di dada. Biasanya dengan itu, bisa langsung dibawa ke rumah sakit," kata Mesty.
Ketiga, tanda bahaya lainnya yang perlu diwaspadai adalah ketika saturasi oksigen berada di bawah 95 persen. Saturasi oksigen dapat diperiksa oleh orang tua dengan menggunakan alat bernama oximeter yang dapat dibeli di toko-toko alat kesehatan.
Tanda bahaya keempat yang menandakan anak perlu segera dibawa ke rumah sakit adalah ketika demam mencapai 39-40 derajat Celsius, namun, tidak membaik meskipun sudah diberikan obat penurun panas.
Terakhir, Mesty menyebutkan apabila orang tua merasakan kekhawatiran maka anak juga bisa dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis. "Karena tidak ada insting yang lebih tepat selain insting orang tua," kata dia.
Penyakit influenza menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi di tengah kondisi pergantian musim dari kemarau ke hujan terutama ketika cuaca ekstrem. Anak-anak menjadi kelompok rentan dari infeksi influenza karena daya tahan tubuhnya yang belum seoptimal orang dewasa.
Beberapa gejala yang dialami oleh penderita influenza di antaranya demam dengan suhu tinggi, batuk kering disertai hidung yang berair, nyeri di seluruh tubuh, dan rasa lelah yang luar biasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.