Menkeu: APBN 2025 Efisien, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen
Menkeu Purbaya menyebut APBN 2025 berjalan efisien dan meraih WTP ke-10, didukung pertumbuhan ekonomi 5,11 persen.
Minuman Berpemanis dalam Kemasan di supermarket. - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Generasi muda diminta lebih waspada terhadap tren konsumsi minuman manis yang semakin marak di era modern.
Dokter internal Klinik Bumame Cabang Cideng, Jakarta Pusat, dr Gilbert Golhi, menyampaikan bahwa penyakit kronis kini banyak ditemukan pada usia yang lebih muda. “Kalau dulu penyakit kronis seperti diabetes atau jantung baru terlihat di usia 40 tahun, sekarang usia 20-an sudah banyak yang kena,” ujarnya dalam diskusi kesehatan di Klinik Bumame Cabang Cideng, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025).
Menurutnya, tren kopi kekinian maupun minuman boba dapat menambah beban tubuh karena kandungan gula, susu, dan topping yang tinggi kalori. “Kalorinya bisa ratusan dalam satu gelas, ini membebani tubuh jika diminum terus-menerus,” jelasnya.
Selain membatasi konsumsi minuman manis, dr Gilbert juga mendorong anak muda untuk menjaga keseimbangan gaya hidup sehat, salah satunya dengan rutin berolahraga minimal 150 menit per minggu sesuai rekomendasi WHO.
Ia menambahkan, olahraga tidak akan efektif bila asupan kalori melebihi energi yang dibakar.
BACA JUGA: Ini 6 Bank Akan Digelontor Rp200 Triliun Menkeu Purbaya
Dia menilai kebiasaan makan cepat saji, porsi berlebih, hingga jarang melakukan pemeriksaan kesehatan turut meningkatkan risiko penyakit tidak menular. “Kalau diperiksa rutin, penanganan bisa lebih cepat dan sederhana,” katanya.
Menurutnya, membangun pola hidup sehat sejak muda, termasuk menjaga pola makan, rutin berolahraga, serta melakukan vaksinasi sesuai anjuran, menjadi kunci agar terhindar dari penyakit kronis di masa depan.
“Imun yang kuat adalah kunci. Kalau kita sudah sadar sejak muda, beban kesehatan di masa depan bisa lebih ringan,” ujar dr Gilbert.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkeu Purbaya menyebut APBN 2025 berjalan efisien dan meraih WTP ke-10, didukung pertumbuhan ekonomi 5,11 persen.
Regulator gas mendesis bisa dipicu seal, pemasangan, atau regulator rusak. Simak penyebab dan cara mengatasinya dengan aman.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026 sebagai “Kepala Daerah Inovator Pembangunan dan Ketahanan
Masa tunggu haji reguler turun menjadi rata-rata 26 tahun. Pemerintah masih mengkaji berbagai skema percepatan keberangkatan jemaah.
Ketua RT mengungkap tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi pernah mengirim ancaman serupa kepada warga di lingkungan tempat tinggalnya.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meraih penghargaan dalam Jogja Brand and Business Awards 2026 sebagai “Kepala Daerah Akselerator Pariwisata