PLN Pastikan Listrik Flores Kembali Normal Pascagempa M7,7
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Cuaca panas - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepadatan penduduk yang tinggi dan adanya urbanisasi meningkatkan penggunaan kendaraan bermotor yang akhirnya menyumbang peningkatan suhu Indonesia. Hal ini diutarakan Peneliti Epidemiologi dari Universitas Griffith Australia. dr. Dicky Budiman, M.Sc.PH., Ph.D. (cand).
“Misalnya di Jawa, kan kepadatan penduduknya tertinggi, ada urbanisasi juga, penggunaan aset dan kendaraan bermotor yang masif, ini akan meningkatkan polusi udara. Ada giliran juga ditambah dengan suhu tinggi, nah ini akan meningkatkan risiko ganda, heat dan polusi,” kata Dicky, Rabu (10/9/2025).
Dokter lulusan Universitas Padjajaran ini mengatakan di Indonesia memang jarang ditemui kasus heat stroke, namun cuaca panas sering dialami karena ada gelombang panas seperti El Nino dan menyebabkan masalah serius pada kesehatan.
Cuaca panas bisa sangat berisiko bagi lansia dan masyarakat miskin kota yang memiliki rumah di permukiman padat tanpa ventilasi yang baik atau akses pendingin.
Cuaca ekstrem akibat pemanasan global menimbulkan kelelahan panas (heat exhaustion) dengan gejala pusing, mual, keringat berlebih, lemah, yang juga bisa berlanjut pada heat stroke.
Ini bisa terjadi di daerah pantai seperti Bali di mana para turis yang tidak terbiasa dengan cuaca panas bisa terkena kelelahan panas dengan risiko dehidrasi, dan pada musim kemarau hingga menyebabkan kebakaran hutan bisa menimbulkan gangguan pernafasan, hingga meningkatkan risiko kardiovaskular.
“Heat stroke ini juga akan bisa menurunkan produktivitas. Dan data global disampaikan penurunan produktivitas kerja global akibat panas itu bisa mencapai 20 persen di sektor luar ruangan,” katanya.
BACA JUGA: 3 Sekolah di Kota Jogja Jadi Percontohan Pangan Sehat
Secara umum data di dunia dari WHO menunjukkan bahwa heat wave di tahun 2022-2023 di Eropa itu menyebabkan lebih dari sekitar 60 ribuan kematian. Sementara laporan pemerintah melalui BMKG menyebutkan peningkatan suhu rata-rata nasional per tahun kurang lebih 0,04 derajat celcius per tahun.
Dicky menyampaikan mitigasi risiko heat stroke atau heatwave bisa dengan memenuhi kecukupan hidrasi jika banyak beraktivitas, gunakan pakaian longgar, tipis dan terang, dan gunakan pelindung jika beraktivitas di luar rumah dengan topi, payung, kacamata hitam dan tabir surya. Hindari juga beraktivitas di luar ruang antara jam 10 sampai 4 sore.
Jika mulai pusing, mual, berkeringat dan lemah segera mencari tempat teduh untuk beristirahat. Ia juga mendorong pemerintah daerah memperluas daerah penghijauan dan tidak menebang pohon-pohon.
“Penghijauan kota, jadikan kota yang ramah iklim, ruang terbuka hijau banyak, kemudian juga perlu ada pengaturan jam kerja, khususnya yang pekerja luar ruangan itu dihindari pada saat puncak supaya tidak mengalami dampak kesehatan,” kata Dicky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
BMKG memprediksi cuaca DIY pada 17 Agustus 2026 didominasi cerah berawan. Berikut rincian prakiraan cuaca di lima wilayah Jogja.
Kemenhut menjelaskan translokasi gajah Deo dan Sinta dari Gembira Loka Zoo Jogja ke Tabang Zoo, Kalimantan Timur.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, layanan pendidikan diperluas melalui sekolah negeri, sekolah kemitraan
Mengenal sejarah Paskibraka yang berawal dari Jogja pada 1946, makna formasi 17-8-45, hingga pembinaan Paskibraka di bawah BPIP.
BNPB mencatat 1.514 bencana terjadi hingga 17 Agustus 2026. Sebanyak 3,7 juta warga terdampak dan 24.883 rumah rusak.