Kebiasaan Manis Berlebihan Bisa Ganggu Kinerja Otak
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Foto ilustrasi lobak. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Lobak adalah sayuran akar yang sering digunakan dalam berbagai masakan Asia maupun Barat. Terdapat beberapa jenis lobak, seperti lobak putih (daikon), lobak merah, dan lobak hitam. Selain rasanya yang segar dan sedikit pedas, lobak juga dikenal karena kandungan nutrisinya yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Manfaat Lobak untuk Kesehatan
Lobak mengandung enzim alami seperti amilase dan esterase yang membantu memecah karbohidrat dan lemak, sehingga mendukung proses pencernaan. Kandungan seratnya juga membantu mencegah sembelit.
Lobak, terutama lobak putih, dikenal memiliki sifat diuretik ringan yang membantu proses pembuangan racun dari tubuh melalui urin.
Kandungan air yang tinggi serta efek diuretiknya membantu mencegah pembentukan batu ginjal dengan meningkatkan produksi urin.
Senyawa alami dalam lobak memiliki sifat anti-inflamasi dan ekspektoran, yang dapat membantu mengurangi dahak serta meredakan batuk dan gangguan saluran napas.
Lobak memiliki indeks glikemik rendah dan kaya akan serat, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes untuk membantu mengontrol kadar gula darah.
Kandungan vitamin C yang cukup tinggi dalam lobak berperan sebagai antioksidan yang membantu produksi kolagen dan menjaga kesehatan kulit.
Saran Pengolahan Lobak
Agar manfaat lobak tetap optimal saat dikonsumsi, perhatikan beberapa saran pengolahan berikut:
Lobak dapat dikonsumsi mentah, misalnya dalam bentuk irisan tipis untuk salad atau acar. Ini menjaga kandungan vitamin C-nya yang mudah rusak oleh panas.
Jika ingin memasaknya, sebaiknya lobak direbus atau dikukus dalam waktu singkat. Terlalu lama dimasak dapat menghilangkan sebagian nutrisi, terutama vitamin yang larut dalam air.
Lobak cocok dijadikan bahan dalam sup atau sayur bening. Rasa pedas alaminya memberikan kehangatan dan kesegaran, terutama pada cuaca dingin atau saat tubuh kurang fit.
Acar lobak sering dijumpai dalam masakan Korea (danmuji) maupun Jepang (takuan). Proses fermentasi juga menambah manfaat bagi pencernaan.
Lobak mentah memiliki aroma khas yang tajam. Untuk mengurangi bau, lobak bisa direndam sebentar dalam air garam atau cuka sebelum dimasak atau disajikan.
Bagi beberapa orang, konsumsi lobak dalam jumlah besar dapat menyebabkan perut kembung atau gangguan ringan pada pencernaan karena kandungan gasnya. Sebaiknya mulai dengan porsi kecil, terutama jika belum terbiasa mengonsumsinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Dari berbagai sumber
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)
Malta menjadi negara pertama yang bekerja sama dengan OpenAI untuk membagikan ChatGPT Plus gratis kepada seluruh warganya selama setahun.