Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Ilustrasi murung atau sedih - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Burnout sering kali dikaitkan dengan stres di tempat kerja, tetapi sejatinya, fenomena ini dapat terjadi di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam ranah hubungan personal yang paling intim.
Dalam konteks hubungan, burnout adalah kondisi kelelahan, baik secara emosional, mental, maupun fisik, yang diakibatkan oleh stres berkepanjangan dan tidak terkelola dengan baik.
Seperti dikutip dari ChoosingTherapy, Selasa (15/07/2025), burnout tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan akibat stres emosional, ketegangan, dan kebutuhan yang tidak terpenuhi dalam hubungan yang berlangsung terus-menerus. Seiring beban emosional ini menumpuk, Anda mungkin mulai merasakan dan menunjukkan perubahan dalam perasaan serta perilaku terhadap pasangan.
Tanda-tanda Burnout dalam Hubungan
Dulu Anda merasa terhubung dan menikmati waktu bersama, tapi sekarang aktivitas yang dulu menyenangkan terasa membosankan atau malah menyebalkan. Misalnya, kencan akhir pekan terasa seperti beban.
Pertengkaran yang terus-menerus menciptakan hubungan yang toxic. Stres yang berlebihan akhirnya membuat salah satu atau kedua pasangan menutup diri, tanda jelas kelelahan. Termasuk hal-hal kecil yang dulu tidak mengganggu kini terasa berlebihan. Sehingga, Anda lebih mudah fokus pada kekurangan daripada kelebihan pasangan.
BACA JUGA: Kepala Pilar Tol Jogja-Solo Ditargetkan Selesai Dikerjakan Agustus 2025
Jika Anda mulai merasa kesal atau tidak nyaman hanya dengan memikirkan waktu bersama pasangan, itu tanda hubungan sedang bermasalah.
Hubungan yang sehat seharusnya memberi dukungan, bukan menambah beban. Jika hubungan lebih menimbulkan stres, itu pertanda serius.
Mulai membayangkan mengakhiri hubungan atau mencari jalan keluar mudah, menunjukkan energi untuk memperbaiki sudah habis.
Sudah sangat lelah secara emosional karena terlalu banyak energi yang dikeluarkan untuk berdebat, khawatir, dan mencoba memperbaiki hubungan.
Namun, merasa lelah dalam hubungan bukan berarti semuanya harus berakhir. Saat kedua pasangan sama-sama mau berusaha, ada banyak cara bermakna untuk membangun kembali kepercayaan, keintiman, dan koneksi yang mungkin terasa hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.