Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Foto ilustrasi anak-anak - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Eksperimen sains dapat membantu mengembangkan rasa ingin tahu, pemikiran kritis dan kemauan belajar anak. Hal ini diungkapkan Psikolog anak Saskhya Aulia Prima.
"Anak juga dapat belajar urutan, sistematis dan aturan. Ini penting bagi anak agar dapat menyampaikan urutan peristiwa, sebab-akibat dan memahami arahan orang tua dengan baik," kata Saskhya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (26/4/2025).
Dia menambahkan eksperimen sains juga memberi kesempatan anak untuk belajar secara langsung atau praktik dan menemukan hal-hal baru dalam eksperimen menjadi aktivitas belajar yang menyenangkan.
Kemampuan memecahkan masalah dan berpikir kritis bisa dikembangkan sejak dini melalui eksperimen sains. Banyak literatur yang menjelaskan bagaimana pendekatan eksperimen dapat meningkatkan ketelitian belajar siswa, kemampuan berpikir logis dan sistematis.
Agar mendapatkan manfaat yang maksimal dari eksperimen sains, penting untuk memberikan eksperimen yang variatif dengan tetap memastikan aktivitas itu interaktif bagi anak.Aktivitas sains juga harus sesuai tahapan usia perkembangan anak. Dengan demikian, anak-anak akan terpacu secara fisik (motorik), intelektual (kognitif), bahasa dan sosial emosi.
Product and Science Lab Manager Einstein Science Project, Ni Nengah Kristanti MIP, mengatakan pihaknya menghadirkan Einstein Science Project dengan metode hands-on learning atau pengalaman praktik secara langsung yang akan memudahkan pemahaman anak mengenai teori-teori sains.
Praktik yang dilakukan oleh anak dapat membantu menumbuhkan kemampuan memecahkan masalah pada anak dan kemampuan berpikir kritis. Anak-anak dapat merasakan pengalaman layaknya ilmuwan cilik, dimana anak-anak akan mengenakan jas laboratorium dan diperkenalkan dengan alat-alat laboratorium sains yang belum pernah dilihat sebelumnya.
Contoh kegiatan yang menstimulasi kemampuan memecahkan masalah yakni Giant Toothpaste yang bisa membantu anak melatih logika dan sebab akibat. Anak juga jadi tahu cara eksperimen seperti hal-hal apa yang bisa dia kontrol atau dikreasikan di dalam eksperimen beserta batasannya, anak juga bisa berlatih untuk mulai mengikuti instruksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.
Perahu nelayan terbalik di Pantai Baru Bantul, satu orang hilang. Tim SAR masih lakukan pencarian di tengah gelombang tinggi.