Iran Ajukan 3 Syarat Pembukaan Selat Hormuz ke AS
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Permen. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemanis buatan yang sering ditemukan dalam produk makanan rendah gula dan tanpa gula, seperti es krim, air soda, dan minuman ringan justru dapat membuat tubuh lebih cepat lapar.
Penelitian yang dipublikasikan Nature Medicine menemukan bahwa sukralosa, nama kimia Splenda atau pemanis buatan dapat meningkatkan aktivasi di hipotalamus, bagian otak yang membantu mengatur nafsu makan.
Ditulis laman Very Well Health, Rabu (9/4/2025), penelitian ini melibatkan 75 peserta berusia 18-35 tahun yang meminum tiga minuman selama penelitian, satu yang dimaniskan dengan sukralosa, satu yang dimaniskan dengan gula pasir (sukrosa), dan air putih.
Peserta menilai rasa lapar mereka setelah minum pada skala 1 hingga 10 dan menjalani MRI untuk melacak perubahan otak. Dari pemeriksaan dilaporkan rasa lapar yang lebih kuat setelah minum minuman yang dimaniskan dengan sukralosa dibandingkan minuman yang dimaniskan dengan sukrosa.
"Pada dasarnya, sukralosa menyebabkan peningkatan aktivasi di hipotalamus, dan pada gilirannya menyebabkan peningkatan rasa lapar," kata Kathleen Page, MD, MS , penulis utama studi dan direktur Diabetes and Obesity Research Institute di Keck School of Medicine, USC.
Page menjelaskan mengonsumsi pemanis non-kalori ini dapat "menipu" otak karena otak mengharapkan kalori mengikuti rasa manis. Ketika kalori tersebut tidak datang, respons lapar pun terstimulasi.
Direktur pengobatan obesitas di Rumah Sakit Universitas Northwell Staten Island Shiara Ortiz-Pujols, MD, MPH, mengatakan orang-orang sering kali percaya bahwa beralih ke pemanis non-kalori, seperti sukralosa, adalah pilihan yang lebih baik daripada sukrosa. Akibatnya, orang-orang sering kali mengonsumsi minuman yang dimaniskan secara artifisial secara berlebihan.
BACA JUGA: Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 6 Jogja Melayani Lebih dari Satu Juta Penumpang
Sering mengonsumsi pemanis buatan juga bisa membuat otak merasa makanan sehat yang manis seperti buah menjadi tidak memiliki rasa manis yang diinginkan sehingga indera perasa menginginkan lebih banyak makanan manis dari waktu ke waktu.
Pada tahun 2023, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis panduan yang menyatakan bahwa mereka tidak mendukung penggunaan pemanis buatan untuk manajemen berat badan karena tidak menyebabkan penurunan berat badan jangka panjang.
Pemanis buatan dapat mengubah mikrobioma usus dan penelitian telah menghubungkan pengganti gula tertentu dengan risiko stroke dan diabetes yang lebih tinggi.
Meskipun sukralosa aman dikonsumsi, itu mungkin bukan pilihan terbaik bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan. Page merekomendasikan untuk mencoba mengurangi makanan ultra-olahan dengan tambahan gula dan pemanis buatan.
"Saya tidak akan merekomendasikan mengganti pemanis nonkalori dengan pemanis kalori. Intinya, pemanis tersebut mungkin tidak begitu efektif untuk mengelola berat badan," kata Page.
Sandra J. Arévalo, MPH, RDN , direktur kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Rumah Sakit Montefiore Nyack dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan minum satu atau dua minuman yang mengandung sukralosa sehari sudah cukup, atau mengonsumsinya saat ingin makan makanan manis. Untuk manajemen berat badan, minumlah air putih alih-alih minuman manis alami atau buatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.