Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Titiek Puspa. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Musikus yang juga Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya Titiek Puspa, sosok yang ia sebut sebagai pahlawan budaya dan pahlawan nasional di hati para seniman.
Meninggalnya penyanyi senior Titiek Puspa di usia 87 tahun meninggalkan duka mendalam di kalangan seniman Indonesia.
"Beliau bukan hanya sekadar penyanyi atau komposer, tapi pahlawan seni dan budaya. Di hati saya, beliau adalah pahlawan nasional karena begitu besar jasanya bagi negeri ini," ucap Yovie di rumah Titiek Puspa di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (10/4/2025).
Yovie menekankan betapa Titiek Puspa telah menginspirasi banyak generasi dengan semangat dan konsistensinya dalam berkarya.
Dari lagu-lagu ikonik menjelang Lebaran hingga film dan musik yang membentuk identitas seni Tanah Air, karya Titiek Puspa dianggap tak tergantikan.
"Bahkan ketika suaranya tinggal 30 persen, semangat beliau tidak surut. Itu menunjukkan bagaimana dedikasi sejatinya sebagai seniman," ujarnya. Yang paling membekas bagi Yovie adalah aura positif yang selalu dipancarkan Titiek Puspa.
"Tidak ada orang yang bertemu Eyang Titiek tanpa mendapatkan vibrasi positif. Beliau penuh vibrasi positif, yaitu selalu mendorong kami untuk terus berkarya, membuat yang indah, yang keren, dengan semangat khasnya," kenangnya.
BACA JUGA: Dispar Catat 1,4 Juta Wisatawan Kunjungi DIY Selama Libur Lebaran 2025
Sebagai rekan sekaligus pengagum, Yovie berharap semangat Titiek Puspa dapat diwariskan kepada generasi muda seniman Indonesia.
Menurut dia, Titiek Puspa bukan sekadar legenda musik dan seni, tetapi ia juga simbol cinta, semangat, dan memberi positif dalam dunia budaya Indonesia.
"Mari kita teruskan semangat Eyang dalam berkesenian dan mencintai negeri ini. Kita doakan beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.