Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Tahukah Anda, bau badan yang tak sedap sejatinya adalah penyakit?
Anda perlu tahu, bahwa Trimetilaminuria (TMAU) adalah kondisi yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang, terutama karena gejalanya yang cukup khas, yaitu bau tubuh yang tidak sedap.
Meski bukan penyakit yang bisa disembuhkan, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengelola gejala sindrom bau ikan.
Lalu, apa itu Trimetilaminuria? Dilansir dari myclevelandclinic.org, Jumat (31/12025), Trimetilaminuria adalah gangguan metabolisme yang menyebabkan keringat, napas, air liur, dan urine Anda berbau seperti ikan busuk.
Gangguan metabolisme memengaruhi cara tubuh Anda memproses nutrisi dan enzim. Penyedia layanan kesehatan mungkin menyebut kondisi ini sebagai Trimetilaminuria atau sindrom bau ikan.
Tidak ada obat untuk Trimetilaminuria. Tetapi mengubah jenis makanan yang Anda makan, menggunakan sabun dan lotion tertentu, serta mengelola stres dapat membantu mengurangi gejala Trimetilaminuria.
Orang dengan Trimetilaminuria primer mewarisi mutasi genetik tertentu dari orang tua biologis mereka.
Beberapa kondisi medis dan suplemen diet dapat menyebabkan sindrom bau ikan.
Dilansir dari oralb.co.in, Jumat gejala utama kelainan genetik ini adalah napas yang terus-menerus berbau seperti ikan.
Namun, kelebihan trimetilaminuria juga dapat dilepaskan melalui cairan tubuh lainnya seperti air seni, keringat, dan cairan reproduksi.
Gangguan ini lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pria. Penelitian menunjukkan bahwa hormon estrogen dan progesteron wanita dapat berperan dalam hal ini.
Saat ini, belum ada obat untuk trimetilaminuria. Namun, Anda mungkin bisa mengelolanya dengan memilih makanan yang Anda konsumsi secara hati-hati.
Dilansir dari healthline.com, Jumat makanan yang perlu dihindari adalah yang tinggi trimetilamin N-oksida dan kolin. Kedua zat ini dapat meningkatkan jumlah TMA dalam tubuh. Trimetilamin N-oksida terdapat pada makanan laut, termasuk: ikan cumi gurita kepiting lobster, serta makanan yang mengandung kolin meliputi telur kacang-kacangan hati ginjal kacang tanah brokoli.
Selain itu, penting untuk menghindari susu dari sapi yang diberi makan gandum. Susu tersebut mungkin mengandung jumlah TMA yang tinggi.
Suplemen yang mengandung lesitin juga bisa memperburuk bau ikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
TNI AD menjelaskan kondisi jembatan gantung Pongpet di Pangandaran setelah tali sling penahan jembatan terlepas usai peresmian.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau jalan rusak sekaligus mendorong percepatan perbaikan dan penyerapan anggaran.
Industri alas kaki kontraksi pada Agustus 2026. Kemenperin mengungkap penyebabnya, mulai dari permintaan ekspor hingga konsumsi domestik yang melambat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mendorong Festival Babad Siti Kemantren tidak berhenti sebagai kegiatan pelestarian sejarah, tetapi berkembang menjadi penggerak
Vonis Ibrahim Arief dalam kasus korupsi Chromebook diperberat menjadi 5 tahun penjara. Ia juga dijatuhi uang pengganti Rp5 miliar.