Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Jika Anda kerap nyeri wajah, leher dan tenggorokan, bisa jadi Anda terkena sindrom elang.
Eagle syndrome atau sindrom elang, adalah kondisi di mana prosesus styloid yang memanjang atau ligamen stylohyoid yang kaku menyebabkan rasa sakit di wajah, leher, atau tenggorokan.
Seperti dikutip dari my.clevelandclinic.org, Sabtu (24/1/2025) proses styloid adalah tulang kecil berbentuk seperti jarum yang terletak di bawah masing-masing telinga. Ligamen stylohyoid membentang dari prosesus styloid ke tulang hyoid di bagian depan leher.
Seperti kebanyakan ligamen, seharusnya ligamen ini elastis. Namun, pada Eagle syndrome, ligamen ini sering menjadi keras dan seperti tulang.
Gejala dan Penyebab Eagle Syndrome
Dilansir dari healthline.com, gejala utama eagle syndrome atau sindrom elang adalah nyeri, biasanya di satu sisi leher atau wajah, terutama di sekitar rahang. Rasa sakit ini bisa muncul dan hilang atau berlangsung terus-menerus.
Nyeri sering memburuk saat menguap, menggerakkan, atau memutar kepala. Kadang-kadang, rasa sakit juga menjalar ke arah telinga.
Gejala lain dari Eagle syndrome meliputi:
BACA JUGA: Penghematan Anggaran Rp306 Triliun, APBN 2025 Dipastikan Tidak Dirombak
Penanganan dan Kasus Sindrom Elang:
Penggunaan Obat-obatan:
Injeksi Steroid Trans-Faringeal dan Lidokain:
Injeksi ini bertujuan untuk mengurangi peradangan dan menghilangkan rasa nyeri di area sekitar prosesus styloid.
Obat Anti-Inflamasi Nonsteroid (NSAID):
Obat ini digunakan untuk mengurangi peradangan dan mengatasi nyeri.
Pemendekan Prosesus Styloid:
Pada kasus di mana pengobatan konservatif tidak efektif, prosesus styloid (tulang kecil yang memanjang di bawah telinga) dipendekkan melalui prosedur bedah.
Metode Pembedahan:
Penting untuk meningkatkan kesadaran akan sindrom Elang, mengingat gejalanya dapat menyerupai gangguan kesehatan lain dan sering kali terdiagnosis terlambat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.