Komisi III DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Ilustrasi mobil melewati banjir./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Setiap pengendara wajib melakukan persiapan matang, konsentrasi, dan kehati-hatian ekstra saat mengemudikan mobil selama musim hujan. Curah hujan yang tinggi dapat menjadi pemicu terjadinya gangguan selama perjalanan.
Selain itu, para pengemudi perlu mengantisipasi peningkatan volume kendaraan dan arus lalu lintas di jalan selama libur akhir tahun ini. Biasanya banyak orang yang melakukan perjalanan wisata atau pulang kampung selama liburan.
Persiapkan diri sebelum berkendara
Pastikan tubuh dalam keadaan sehat dan fit untuk berkendara. Sedia payung dan topi di kendaraan agar punya alat berlindung dari guyuran hujan ketika turun dari mobil. Bawa baju hangat serta alas kaki cadangan agar punya ganti kalau alas kaki yang dipakai basah ketika hendak keluar atau memasuki mobil.
Persiapkan kendaraan
Periksa kendaraan untuk memastikan semua komponennya dalam kondisi baik dan bisa berfungsi dengan baik.
Pastikan karet wiper dalam kondisi baik, bisa menyapu air secara baik sehingga pandangan pengemudi tidak terganggu selama berkendara. Segera ganti kalau karet sudah getas dan sapuannya tidak bersih.
Pemilik kendaraan bisa menggunakan water spot removerbila mendapati bercak noda seperti water spot dan jamur pada kaca mobil, terutama pada kaca depan dan belakang, untuk mengoptimalkan kinerja karet wiper dalam menyapu air.
BACA JUGA: Tips Merawat Pakaian saat Musim Hujan
Pastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik supaya pengemudi selama berkendara bisa melihat jalanan dan kendaraan lain dengan baik.
Periksa kondisi ban. Alur ban yang masih bagus dapat meminimalkan risiko melayang di atas air dan tergelincir ketika hujan. Pastikan tekanan udara ban sesuai dengan standar pabrikan. Ganti ban jika karet ban sudah tipis.
Cuci mobil secara rutin untuk menghilangkan residu air hujan yang mengandung zat asam yang dapat merusak cat mobil jika dibiarkan terlalu lama.
Bila perlu gunakan produk antikarat untuk melapisi bagian bawah mobil agar terlindung dari korosi akibat percikan air hujan dan lumpur.
Tingkatkan kewaspadaan
Pengemudi hendaknya lebih berhati-hati dalam mengemudikan mobil ketika hujan mulai turun, karena biasanya banyak pengendara lain yang memacu kendaraan lebih cepat agar terhindar dari guyuran hujan.
Kurangi kecepatan dan tingkatkan jarak aman dengan kendaraan di depan. Ini penting untuk memberikan waktu reaksi cukup saat melakukan pengereman.
Nyalakan lampu utama atau lampu kabut saat visibilitas menurun agar bisa melihat jalanan dengan lebih baik dan dapat memberi tanda kepada pengendara lain. Hindari penggunaan lampu hazard kecuali dalam keadaan darurat.
Jaga kecepatan dan jarak dengan kendaraan lain agar dapat bereaksi dengan baik terhadap manuver pengendara lain yang mendadak, terutama ketika menghindari genangan air dan jalanan rusak.
Jika memungkinkan, hindari genangan air untuk mencegah risiko water hammer yang dapat merusak mesin. Bila harus melintasinya, lakukan dengan kecepatan rendah dan konstan.
Jangan menggunakan ponsel atau melakukan aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian selama berkendara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.