BGN Luncurkan Aplikasi Pengawas Kualitas Makan Bergizi Gratis
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Ilustrasi Cek Gula Darah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyakit diabetes bisa menyerang siapa saja. Tidak hanya orang tua, namun juga kelompok usia muda.
Ditulis laman Hindustan Times, Kamis (5/12), penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang berusia 30 tahun dan terkadang bahkan lebih muda, kini mengalami kondisi pradiabetes, gangguan metabolisme glukosa, dan bahkan diabetes tipe 2.
Dr. Advait Sharma, Chief Medical Officer di Truworth Wellness, mengatakan diabetes dipengaruhi dengan peran gaya hidup, stres, dan genetika dalam perkembangan diabetes. Anak muda juga seringkali mengatasi stres dengan alkohol, merokok dan makan berlebihan yang memperburuk kondisi diabetes.
"Selain itu, dalam lingkungan perusahaan, stres dapat berasal dari berbagai sumber seperti beban kerja, tenggat waktu yang ketat, ketidakamanan pekerjaan, dan bahkan tekanan untuk berprestasi," katanya.
BACA JUGA: Kista Banyak Ditemukan pada Perempuan Berusia 20-an hingga 30-an
Ia menyarankan lima cara yang bisa dilakukan untuk penyesuaian gaya hidup yang dapat membantu menekan angka diabetes di usia dewasa muda.
1. Menerapkan pola makan seimbang
Mengonsumsi makanan yang kaya akan makanan utuh, termasuk buah-buahan, sayuran, protein rendah lemak, dan biji-bijian utuh, dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Menghindari makanan olahan dan minuman manis juga dapat membuat perbedaan yang signifikan.
2. Aktif secara fisik
Aktivitas fisik membantu mengatur gula darah, meningkatkan suasana hati, dan mengurangi stres. Aktivitas sederhana seperti menaiki tangga, berjalan saat rapat, atau bahkan melakukan peregangan di meja kerja dapat membantu mengurangi dampak gaya hidup yang tidak banyak bergerak dan mengelola stres secara efektif.
3. Manajemen stres
Disarankan untuk memilih teknik penghilang stres yang sehat, seperti bernapas dalam, kesadaran penuh, atau yoga, untuk menghindari mekanisme penanganan yang tidak sehat seperti konsumsi alkohol berlebihan atau merokok agar tercipta hidup lebih sehat secara keseluruhan.
4. Menjaga rutinitas tidur
Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan resistensi insulin, faktor risiko diabetes tipe 2. Menjaga jadwal tidur yang konsisten dan memastikan istirahat yang cukup dapat sangat membantu dalam mendukung kesehatan metabolisme.
5. Periksa kesehatan rutin
Deteksi dini pradiabetes dapat membantu mencegah risiko kadar gula tinggi, yang pada akhirnya memengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan. Pemeriksaan kesehatan tahunan yang mencakup tes gula darah dapat mengidentifikasi individu yang berisiko, sehingga memungkinkan intervensi tepat waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.