Pelatihan Menjahit Disnaker DIY Siapkan Ibu-ibu Buka Usaha
Di Kalurahan Sumbersari, Moyudan, sebanyak 20 ibu rumah tangga mengikuti pelatihan menjahit. Kegiatan ini merupakan bagian pemberdayaan masyarakat.
Ilustrasi. /Freepik
GUNUNG MAS—Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Gunung Mas (https://idigunungmas.org) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) salah satu organisasi profesi kedokteran Indonesia menghimbau permasalahan penting terkait hipertensi.
Penyakit hipertensi adalah penyakit yang umum terjadi di Indonesia dan biasa menyerang usia 18 tahun ke atas.
Hipertensi sendiri bisa terjadi karena adanya kebiasaan pola hidup yang berantakan terutama dalam pemilihan makanan yang masuk ke tubuh.
Sebagian orang menganggap hipertensi adalah penyakit yang tidak berbahaya. Tetapi tahukah kamu, jika dibiarkan akan menimbulkan beragam penyakit komplikasi yang serius?
Melalui laman resminya, idigunungmas.org, IDI Gunung Mas mengungkap komplikasi yang sering terjadi akibat hipertensi yang tak terkontrol.
Komplikasi Akibat Hipertensi
Beragam Penyakit Jantung
Salah satu komplikasi serius akibat hipertensi yang tak terkontrol adalah ketika penderita mengalami permasalahan pada jantung.
Baik serangan jantung, pembesaran jantung kiri, arteri kononer hingga penyakit gagal jantung.
Beberapa cirinya yang bisa dilihat diantaranya napas tersengal atau sesak napas, mengeluhkan tubuh lemas, hingga adanya pembengkakan di area kaki.
Tekanan darah tinggi dalam tubuh menghambat jantung untuk memompa darah akibat adanya penebalan dan kekakuan pada otot jantung.
Stroke
Tidak kalah bahaya, penyakit hipertensi juga bisa menyebabkan adanya gejala stroke mulai dari kesulitan berbicara, lumpuh di bagian tubuh tertentu hingga gangguan penglihatan.
Penderita hipertensi bisa mengalami stroke karena adanya pembuluh darah yang mulai menyempit, tersumbat dan bocor. Akibatnya, supply aliran darah dan oksigen ke otak tidak maksimal.
Disfungsi Seksual
Tekanan darah tinggi ternyata bisa menyebabkan disfungsi ereksi pada laki-laki dan rendahnya gairah seksual pada perempuan.
Ini dikarenakan, aliran darah tidak cukup untuk mengaliri ke bagian tubuh tertentu seperti pada penis dan juga vagina.
Gangguan Ginjal
Terakhir, penyakit darah tinggi juga bisa menimbulkan komplikasi gangguan ginjal secara bertahap.
Ginjal yang memiliki fungsi untk mengatur pembuangan cairan dalam tubuh, jika kemudian fungsinya terganggu otomatis sistem metabolismenya juga terganggu.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, IDI Gunung Mas berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, serta memastikan setiap warga memiliki akses yang sama terhadap perawatan medis yang mereka butuhkan.
Bagi masyarakat yang ingin tahu lebih banyak mengenai program serta kegiatan idigunungmas.org kunjungi laman resmi mereka di https://idigunungmas.org. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di Kalurahan Sumbersari, Moyudan, sebanyak 20 ibu rumah tangga mengikuti pelatihan menjahit. Kegiatan ini merupakan bagian pemberdayaan masyarakat.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.