Muncul Penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20, Begini Respons Erick Thohir
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi respons soal penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20.
Ilustrasi darah./JIBI
Harianjogja.com, BANDUNG—Talasemia menjadi salah satu penyakit bisa kapan saja menjangkiti si buah hati. Perlu deteksi dini riwayat penyakit orang tua untuk mengantisipasi risiko penurunan penyakit tersebut.
Dikutip dari berbagai sumber, Talasemia memang merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orang tua kepada anak dan keturunannya.
Penyakit disebabkan berkurangnya atau tidak terbentuk protein pembentuk hemoglobin utama manusia. Hal ini menyebabkan eritrosit mudah pecah dan menyebabkan pasien menjadi pucat karena kekurangan darah (anemia).
Dilansir dari Instagram Dinas Kesehatan Kota Bandung @dinkeskota.bdg terdapat 3 jenis talasemia berdasarkan gejalanya.
Pertama, Talasemia Mayor umumnya diketahui sejak bayi dengan gejala tampak pucat, lemah, lesu, sering sakit. Pasien ini membutuhkan transfusi darah terus menerus seumur hidup setiap 2-4 minggu sekali.
Kedua, Talasemia Minor/Trait atau pembawa sifat yaitu biasanya tidak bergejala, tampak normal namun pada pemeriksaan darah dapat ditemukan kadar Hemoglobin yang sedikit dibawah normal.
Ketiga, Talasemia Intermedia yang biasanya baru terdiagnosis pada anak yang lebih besar dan tidak membutuhkan transfusi darah rutin. Talasemia merupakan penyakit keturunan dan bukan penyakit menular. Untuk mencegahnya dengan melalukan skrining melalui pemeriksaan darah.
Skrining sebaiknya dilakukan pada usia remaja atau calon pengantin. Tujuannya adalah untuk mendeteksi apakah calon ayah atau ibu itu memiliki gen pembawa sifat talasemia atau tidak.
Jika pemeriksaan menunjukan hasil positif pembawa sifat, maka perlu dilakukan konseling genetik sebelum pernikahan atau hamil. Bagi ibu hamil dapat melakukan pemeriksaan janin dengan pemeriksaan khusus saat masa kehamilan di dokter spesialis kandungan yang berpengalaman untuk mengetahui apakah anaknya terlahir dengan talasemia atau tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi respons soal penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.