Dua Tahun Prabowo-Gibran, PHK Masih Menghantui dan Penciptaan Kerja Formal Jadi PR
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, persoalan PHK, kualitas pekerjaan, dan penciptaan lapangan kerja formal masih menjadi tantangan.
Pevita Pearce dan suaminya, Mirzan Meer./Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Aktris Tanah Air, Pevita Pearce membagikan kabar bahagianya akhir pekan lalu, menikah dengan Mirzan Meer. Pernikahan aktris pemeran Sri Asih dalam film bertajuk Sri Asih itu digelar sakral dan intim bersama keluarga dan kerabat dekat di tanpa pesta besar-besaran di Kuala Lumpur, Malaysia.
Jarang terekspos, sosok suami Pevita Pearce jadi sorotan, karena ternyata merupakan seorang pengusaha muda asal Malaysia.
Mengutip berbagai sumber, suami Pevita Pearce itu menempuh pendidikan di The Alice Smith School, sekolah dengan kurikulum Inggris pertama di Malaysia, dan lulus pada 2010.
Dia kemudian melanjutkan pendidikan di University of The Arts London selama setahun sebelum meraih gelar Sarjana Manajemen Bisnis di Middlesex University, London.
BACA JUGA: Pevita Pearce Latihan Bela Diri 1,5 Tahun Demi "Sri Asih"
Selepas kuliah, Mirzan sempat bekerja selama enam tahun di Time Zone, Malaysia, dari menjadi General Manager sampai menjadi Executive Director.
Perusahaan tersebut merupakan anak usaha dari konglomerat Bangladesh, Habib Group, dan menjadi distributor utama jam tangan segmen mewah untuk pasar Malaysia.
Kemudian, pada 2019 Mirzan memulai bisnisnya sendiri mendirikan Edunia Creative, sebuah perusahaan agensi kreatif di Kuala Lumpur. Di perusahaannya, dia menjabat sebagai Founder.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, persoalan PHK, kualitas pekerjaan, dan penciptaan lapangan kerja formal masih menjadi tantangan.
Garudayaksa FC mengalahkan PSS Sleman 3-1 pada pekan ke-8 Super League. Brian Rubio mencetak dua gol, sedangkan Kevin Gomez mendapat kartu merah.
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
Sejumlah konglomerat Indonesia berinvestasi di klub sepak bola, mulai dari Como 1907, Oxford United, US Lecce, hingga Persib Bandung.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp400 juta untuk pengerukan delapan alur sungai guna mengurangi risiko banjir saat musim hujan.
Dosen UMY King Faisal menyoroti prosedur penggeledahan Hamalatul Qur’an dan meminta dugaan intimidasi terhadap santriwati diperiksa.