Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Empat Puluh Malam dan Satunya Hujan ditampilkan di Artjog 2024, Kamis (23/8/2024). - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, JOGJA—Kemitraan Artjog dengan Bakti Budaya Djarum Foundation tahun ini menghadirkan presentasi karya instalasi mix-media hasil kolaborasi Nicholas Saputra, Happy Salma, (alm.) Gunawan Maryanto dan Iwan Yusuf yang berjudul Empat Puluh Malam dan Satunya Hujan.
Karya ini merupakan alih wahana dari buku tafsir dan terjemahan Serat Centhini yang dilakukan oleh Elizabeth D. Inandiak dan diterbitkan pada 2002. Ratusan orang menyimak dengan serius penampilan Didik Nini Thowok di panggung Jogja National Museum, Kamis (23/8/2024) malam.
Didik Nini Thowok bersama Elizabeth D. Inandiak (narator), Anon Suneko (komposer) dan Sarah Diorita (penampil) memadukan pertunjukan wayang golek dan lantunan tembang dari beberapa pupuh di dalam kisah tersebut.
Suguhan itu dibalut dalam seni tari yang ekspresif untuk mengajak penonton melihat kembali kisah Amongraga dan Tambangraras di sepanjang malam-malam itu secara interpretatif dan kontemplatif.
Didik menuturkan menyuguhkan karya Serat Centhini membuat dirinya melihat sesuatu yang berbeda. “Membedah imajinasi sehingga berkembang menjadi banyak hal menarik,” tuturnya dalam temu wicara dengan penonton seusai acara, Kamis.
Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian mengungkapkan kolaborasi Artjog dan Bakti Budaya Djarum Foundation dalam menghadirkan beragam bentuk kesenian di Artjog 2024 bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi pengunjung pameran seni tahunan.
“Sejak 2019, Bakti Budaya Djarum Foundation telah bekerja sama dengan Artjog untuk menyediakan ruang bagi seniman-seniman muda di Indonesia dalam upaya menciptakan ekosistem seni pertunjukan yang kreatif dan mandiri,” ujarnya.
CEO dan Founder Artjog, Heri Pemad, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan Bakti Budaya Djarum Foundation kepada Artjog selama ini sebagai langkah konkret dalam membangun infrastruktur seni dan budaya.
“Sebuah peristiwa budaya ketika mendapatkan kesempatan dan semangat yang sama dari relasi, partner, atau dari siapapun rasanya seperti mendapatkan kawan satu frekuensi. Tentu kerja sama ini sangat membahagiakan di tengah kondisi kemandirian sekaligus keterbatasan dari teman-teman seniman dan penyelenggara acara seni dan budaya,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.