Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Ilustrasi lomba Agustusan./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA—Ternyata tak cuma Indonesia yang memiliki tradisi menggelar perlombaan unik oleh masyarakat. Di belahan Bumi yang lain pun demikian.
Mulai dari kejuaraan jenggot dan kumis hingga berguling di bubur jagung.
Berikut deretan lomba teraneh di dunia dilansir dari Stacker:
Snorrenclub Antwerpen menjadi tuan rumah untuk kompetisi ini setiap tahunnya. Kejuaraan jenggot dan kumis dunia ini merupakan kejuaraan bergensi yang diselenggarakan untuk merayakan "olahraga jenggot internasional."
Kontes ini diadakan di lokasi yang berbeda-beda. Penilaiannya didasarkan pada 17 kategori berbeda yang dibagi menjadi tiga kelompok–kumis, jenggot sebagian, dan jenggot penuh.
Norway’s Det Internasjonale Dødseforbundet atau International lDøds Federation, merupakan sebuah kompetisi di mana para pesertanya harus melompat dari ketinggian dan menyelam ke dalam air.
Sebelum menyentuh permukaan air, mereka harus melakukan aksi dan berpose. Dødsing diciptakan pada 1972, dengan kompetisi dunianya didirikan pada tahun 2008.
Kontes kejuaraan ini dapat ditemukan di seluruh dunia, sehingga tempat asal mula kompetisi ini dimulai dipertanyakan.
Namun, kontes yang diadakan di Amerika Serikat sebagian besar mengikuti aturan resmi kompetisi Finlandia.
Para peserta akan bersaing pada lintasan dengan panjang 278 yard (254 meter) dan harus menghadapi sejumlah rintangan. Mereka akan bersaing untuk memenangkan bir–seberat badan sang istri–dan uang tunai–sejumlah lima kali berat badan istri.
Di Inggris, terdapat lomba yang terbilang aneh sekaligus ekstrem. Kompetisi yang bernama Tar Barrels of Ottery St. Mary ini merupakan sebuah perlombaan yang mengharuskan para pesertanya untuk membawa tong-tong raksasa yang telah dicelupkan ke dalam tar dan dibakar.
Kompetisi ini sendiri sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu.
Lomba ini kurang lebih serupa dengan cabang olahraga tolak peluru dan lempar lembing. Namun, Finlandia memilih untuk mengganti objek yang dilemparkan para peserta dengan ponsel. Kompetisi yang sudah ada sejak 2000 ini akan mencari kontestan yang mampu melempar ponselnya dengan jarak terjauh dan teknik terbaik.
Jika memenangkannya, peserta akan mendapatkan sebuah ponsel baru.
Jika Anda mengikuti lomba ini, Anda harus berlari melalui lintasan sepanjang 2,4 mil (sekitar 3,8 kilometer) sambil mendorong tempat tidur yang telah dihias.
Kontes ini melibatkan 90 tim yang terdiri dari enam pelari dan satu penumpang. Lintasan yang harus dilewati telah dilengkapi dengan berbagai rintangan–seperti lereng bukit berumput, tepi pantai, ngarai, jalan berbatu, jembatan, dan lain-lain.
Gurn merupakan istilah yang merujuk pada ekspresi wajah yang mengandalkan rahang bawah. Kontes ini merupakan tradisi di Inggris yang konon sudah ada sejak 1267. Para kontestan akan bersaing dengan membuat wajah terburuk mereka–yang akan diabadikan di berbagai galeri dan media sosial.
Kejuaraan menembak kacang polong World Peashooting Championships telah diadakan secara rutin sejak tahun 1971. Kejuaraan menembak kacang polong ini bermula ketika seorang kepala sekolah bernama Tyson menangkap anak-anak sekolah yang menembaki teman sekelasnya dengan kacang polong.
Meskipun telah meninggal dunia pada 2003, kompetisi ini tetap diadakan untuk menghormati sang kepala sekolah.
Dalam kompetisi ini, jempol kaki akan digunakan untuk bergulat. Kejuaraan yang sudah ada sejak tahun 1976 ini terus menjadi tradisi di Inggris. Meskipun Komite Olimpiade Internasional masih menolak untuk menerima gulat jari kaki sebagai olahraga Olimpiade, para peserta pun tidak patah semangat. Para peserta akan saling bergulat jempol kaki–dengan tangan yang tetap harus menempel di tanah sementara kaki yang tidak ikut bergulat harus diangkat ke udara.
Terdapat Festival Bubur Jagung Dunia yang diadakan setiap tahun di St. George, South Carolina. Tetapi ada salah satu mata acara yang tidak terduga dalam festival tersebut, yaitu kontes berguling-guling di bubur jagung.
Para peserta akan melompat ke dalam kolam kecil berisi 27 kotak bubur jagung. Kontestan diberi waktu 10 detik untuk memasukkan sebanyak mungkin bubur jagung ke dalam pakaian mereka. Setelah itu, akan dilakukan penimbangan untuk melihat berapa banyak bubur jagung yang berhasil dikumpulkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JiBI/Bisnis.com
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.