Asupan Garam Berlebih Bisa Memperburuk Gejala Eksim

Newswire
Newswire Jum'at, 07 Juni 2024 12:57 WIB
Asupan Garam Berlebih Bisa Memperburuk Gejala Eksim

Garam - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JAKARTAAsupan garam berlebih selain dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan penyakit ginjal, ternyata juga bisa memperburuk tanda dermatitis atopik atau eksim.

Menurut studi terbaru yang dipimpin oleh para peneliti di UC San Francisco (UCSF), mengurangi garam adalah strategi intervensi yang paling hemat biaya dan berisiko rendah bagi pasien eksim untuk mengelola penyakit mereka.

"Eksim yang kambuh bisa jadi sulit diatasi oleh pasien, terutama ketika mereka tidak mampu mengantisipasinya dan tidak memiliki rekomendasi mengenai apa yang dapat mereka lakukan untuk menghindarinya,” kata dokter Katrina Abuabara, penulis studi tersebut yang ditulis laman Medical Daily, Kamis (6/6/2024).

Eksim menyebabkan seseorang memiliki kulit kering, gatal, dan bergelombang. Kondisi ini memengaruhi lebih dari 31 juta orang Amerika.

Sekitar 10% hingga 20 persen bayi mengalami kondisi ini, namun hampir separuh dari mereka dapat mengatasi kondisi tersebut atau akan mengalami perbaikan seiring bertambahnya usia.

BACA JUGA: Sampah Menumpuk di Jogja, Pemda DIY Terpaksa Buka TPA Piyungan

Hasil penelitian yang dipublikasikan di Jama Network menunjukkan bahwa mengonsumsi satu gram natrium ekstra per hari dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya eksim sebesar 22%. Hasil itu ditemukan dari penelitian mereka untuk mengevaluasi 13.000 orang dewasa AS yang menjadi bagian dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional.

Para peneliti juga mengevaluasi data lebih dari 215.000 orang dari UK Biobank yang mencakup sampel urin dan catatan medis elektronik. Para pesertanya berusia antara 30 dan 70 tahun

Mereka menemukan bahwa setiap gram natrium tambahan yang dikeluarkan melalui urine selama 24 jam dikaitkan dengan peluang 11% tinggi untuk diagnosis eksim, peluang 16 persen lebih tinggi untuk memiliki kasus aktif, dan peluang 11% lebih tinggi untuk meningkatkan keparahan penyakit.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online